Hadapi Peraih Medali Olimpiade 2016, Praveen/Melati Siapkan Antisipasi
MULHEIM AN DER RUHR, iNews.id - Akhirnya pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti lolos ke babak pertama Jerman Terbuka 2018, untuk menghadapi Chang Peng Soon/Goh Liu Ying, Rabu (7/3/2018) waktu setempat. Meski lawan cukup berat, namun Praveen/Melati sudah siap untuk melakoni laga.
Chan/Goh merupakan pasangan Malaysia peraih medali perak Olimpiade 2016. Tahun ini, keduanya sudah pernah bertemu sekali di India Terbuka. Ketika itu Praveen/Melati berhasil menang lewat pertandingan tiga game, 12-21, 21-15, 21-15.
Namun, saat itu Chan/Goh memang belum terlalu padu, karena baru kembali berpasangan setelah Goh pulih dari cedera parah. Kini penampilan mereka kian baik, dan terakhir menjadi kampiun Thailand Masters 2018.
Praveen menyadari bahaya yang mampu dihadapi lawannya, meski pada pertemuan pertama mereka mampu menang. Menurutnya, duet Chan/Goh saat ini dipastikan berbeda dibandingkan pada pertemuan pertama.
“Pertandingan akan ramai. Kemenangan di India Open cuma bisa jadi patokan permainan saja, ada gambaran lah. Tetapi besok tetap saja kami anggap 0-0 lagi, mulai dari nol lagi. Pasangan Chan/Goh punya banyak pengalaman, mereka juga ulet,” tuturnya dikutip Badmintonindonesia.org.
“Servisnya Goh bagus, terutama untuk mengarahkan bola,” jelas Praveen melanjutkan. Meski begitu menutut Melati, mereka telah menyiapkan antisipasi untuk pertandingan tersebut.
“Kami sudah tahu permainan lawan, tetapi harus siap, siapa tahu permainan mereka berubah lagi. Harus lebih fokus dan siap dengan segala perubahan diterapkan lawan,” ujar atlet berusia 23 tahun tersebut.
Praveen/Melati berhasil melaju ke putaran pertama, setelah lolos dari babak kualifikasi. Pada laga yang dijalani Selasa (6/3/2018) waktu setempat itu, mereka berhasil mengalahkan pasangan Denmark Kristoffer Knudsen/Isabella Nielsen.
Saat itu, Praveen/Melati menang dua game langsung, 21-14 dan 21-11. Pada laga itu, Praveen/Melati memang mampu menang mudah, meski sang lawan memiliki peringkat lebih baik.
Hal itu disebabkan karena Praveen/Melati memiliki jam terbang lebih tinggi. Mereka harus bertanding dari babak kualifikasi, karena sebagai pasangan keduanya baru saja berduet, sehingga poin yang dimiliki baru sedikit.
Selain Praveen/Melati, ganda campuran Indonesia yang akan berlaga di putaran pertama adalah Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja. Mereka akan menghadapi pasangan Taiwan Wang Chi-Lin/Lee Chia-Hsin.
Editor: Haryo Jati Waseso