Hasil Denmark Open 2026: Dejan/Felisha Langsung Tersingkir, Sempat Unggul tapi Dibungkam Taiwan!
ODENSE, iNews.id – Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu langsung tersingkir dari Denmark Open 2026 setelah kalah dari pasangan Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, pada babak 32 besar. Ganda campuran Indonesia itu sempat memberikan perlawanan pada gim kedua, tetapi gagal menghindari kekalahan.
Bertanding di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, Rabu (14/10/2026), Dejan/Felisha menyerah dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 16-21. Hasil tersebut memastikan langkah mereka terhenti pada pertandingan pertama.
Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Dejan/Felisha sempat memimpin pada awal gim kedua. Namun, momentum positif itu tidak mampu dipertahankan setelah pasangan Taiwan berhasil membalikkan keadaan.
Yang/Hu tampil lebih konsisten sepanjang pertandingan. Mereka mengandalkan serangan cepat, penempatan bola menyilang, serta pertahanan solid untuk meredam permainan pasangan Indonesia.
Dejan/Felisha langsung mendapat tekanan ketika gim pertama dimulai. Yang/Hu mengambil inisiatif serangan melalui permainan ofensif yang membuat wakil Indonesia kesulitan mengembangkan pola permainan.
Pasangan Taiwan tersebut memanfaatkan kecepatan pukulan dan variasi arah serangan untuk mengumpulkan poin. Sementara itu, Dejan/Felisha berusaha menemukan ritme sekaligus memperkecil ketertinggalan.
Upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal. Dejan/Felisha harus memasuki interval gim pertama dalam posisi tertinggal 7-11.
Selepas jeda, Yang/Hu semakin nyaman mengendalikan pertandingan. Pengembalian bola yang akurat dan serangan efektif membuat Dejan/Felisha kesulitan mengejar perolehan angka.
Pasangan Taiwan akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-13. Dejan/Felisha pun dituntut bangkit pada gim berikutnya untuk menjaga peluang melaju ke babak 16 besar.
Memasuki gim kedua, Dejan/Felisha mengubah pendekatan permainan dengan tampil lebih agresif. Strategi tersebut sempat memberikan hasil ketika mereka memimpin 6-4 atas Yang/Hu.
Namun, keunggulan tersebut tidak berlangsung lama. Yang/Hu segera meningkatkan intensitas serangan dan berhasil membalikkan skor sebelum interval.
Dejan/Felisha kembali tertinggal 9-11 saat memasuki jeda gim kedua. Situasi ini membuat pasangan Indonesia harus bekerja lebih keras untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Selepas interval, Dejan/Felisha mencoba mengejar melalui permainan menyerang. Namun, Yang/Hu mampu membaca pola permainan lawan dan mengantisipasi upaya pasangan Indonesia.
Yang/Hu kemudian mencetak poin secara beruntun untuk memperlebar keunggulan. Dejan/Felisha tidak mampu menghentikan laju pasangan Taiwan hingga pertandingan berakhir dengan skor 16-21 pada gim kedua.
Kemenangan tersebut membawa Yang/Hu melangkah ke babak 16 besar Denmark Open 2026. Sebaliknya, Dejan/Felisha harus mengakhiri perjuangan lebih cepat setelah gagal melewati rintangan pertama.
Hasil ini menjadi evaluasi bagi Dejan/Felisha, terutama dalam menjaga konsistensi permainan ketika sudah unggul. Mereka juga perlu meningkatkan kemampuan mengantisipasi perubahan strategi lawan agar mampu bersaing lebih baik pada turnamen berikutnya.
Editor: Abdul Haris