Hasil Final Korea Open 2023: Anders Antonsen Juara usai Comeback Fantastis Lawan Loh Kean Yew
YEOSU, iNews.id – Tunggal putra Denmark, Anders Antonsen juara Korea Open 2023. Dia comeback fantastis dan menanag atas wakil Singapura, Loh Kean Yew, lewat rubber game dengan skor 11-21, 21-11 dan 21-19 di Jinnam Stadium, Minggu (23/7/2023) siang WIB.
Pada awal game pertama, Antonsen menguasai jalannya pertandingan. Dia bahkan dapat memimpin 4-0.
Tak berhenti sampai di situ, Antonsen mampu memperlebar keunggulannya menjadi 9-5. Hanya saja, dia mulai kehilangan fokus.
Keadaan itu mampu dimaksimalkan Loh Kean Yew. Dia dapat menyamakan kedudukan menjadi 9-9. Tidak lama kemudian, dia berbalik memimpin pada interval pertama,dengan skor 11-10.
Hasil Final Korea Open 2023: Hajar Kim/Kong, Chen/Jia Rajai Negeri Ginseng
Setelah itu, Loh Kean Yew dapat mematikan langkah Antonsen. Dia nyaris tak memberikan celah dan unggul dengan skor 16-10. Antonsen kesulitan untuk membalas, sehingga Loh Kean Yew memenangkan game pertama, 21-11.
Memasuki game kedua, Antonsen berusaha untuk bangkit. Dia kemudian dapat memimpin dengan skor 2-0. Namun, Loh Kean Yew terus memberikan tekanan dan menempel ketat dengan skor 4-5.
Hasil Final Korea Open 2023: Feng/Huang Juara usai Menangi Perang Saudara
Antonsen kemudian berusaha untuk melepaskan diri dari tekanan. Dia lalu berhasil melakukannya dengan memperlebar keunggulan ketika mencapai interval kedua, dengan skor 11-6.
Jadwal Indonesia Vs Thailand di SEA V League 2023 Malam Ini, Berebut Puncak Klasemen
Kali ini, Antonsen mampu menjaga konsentrasinya. Dia tak membiarkan Loh Kean Yew menyusul. Tidak hanya itu, Antonsen juga mampu memperlebar keunggulannya menjadi 16-8.
Loh Kean Yew sempat mencoba untuk mengejar. Namun, dia malah membuat kesalahan. Hal tersebut membuat Antonsen dapat merebut game kedua dengan skor 21-11. Rubber ketiga pun harus dimainkan.
Hasil Arsenal Vs Man United: Gol Roket Bruno Fernandes Warnai Kemenangan Setan Merah
Pada game penentuan, persaingan antara kedua pemain tersebut berjalan ketat. Meski mendapat tekanan dari Antonsen, Loh Kean Yew dapat memimpin pada awal fase, dengan skor 4-3.
Momentum tersebut lalu berusaha dimaksimalkan oleh Loh Kean Yew. Dia kemudian memperlebar keunggulan menjadi 7-3. Namun, Loh Kean Yew kehilangan konsentrasi, dan disusul Antonsen.
Antonsen menyamakan kedudukan menjadi 8-8. Dia terus melaju, sehingga merebut kembali keunggulan ketika pertandingan mencapai interval ketiga, dengan skor 11-8.
Momentum positif tersebut kemudian dimaksimalkan oleh Antonsen. Dia membuat Loh Kean Yew tak berkutik dan memimpin dengan angka 13-8. Walau Loh Kean Yew sempat mencoba mengejar, Antonsen sukses juara usai memenangkan game ketiga 21-19.
Editor: Reynaldi Hermawan