Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Nonton Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia Vs Vietnam di Piala Asia Futsal 2026
Advertisement . Scroll to see content

Hector Souto Sebut Irak Punya 6 Pemain Berbahaya, Timnas Futsal Indonesia Siaga Satu!

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:00:00 WIB
Hector Souto Sebut Irak Punya 6 Pemain Berbahaya, Timnas Futsal Indonesia Siaga Satu!
Hector Souto menilai laga Timnas Futsal Indonesia vs Irak sebagai pertandingan paling rumit di Piala Asia Futsal 2026 dan kunci penentuan juara Grup A. (Foto: Aldi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Timnas Futsal Indonesia menghadapi Irak dalam laga paling menentukan dan paling rumit di Grup A Piala Asia Futsal 2026. Pelatih Garuda Hector Souto secara terbuka mengakui beratnya tantangan yang menanti di Indonesia Arena, Sabtu (31/1/2026) malam WIB.

Pertandingan Timnas Futsal Indonesia vs Irak menjadi penutup fase grup sekaligus penentu status juara Grup A. Kedua tim sudah memastikan tiket perempat final, namun duel ini tetap krusial karena posisi puncak klasemen memberi keuntungan besar di fase gugur.

Skuad Garuda datang dengan modal kuat. Kemenangan 5-3 atas Kirgistan mengantar Firman Adriansyah dan rekan-rekannya ke puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin, jumlah yang sama dengan Irak.

Meski performa Indonesia sedang menanjak, Hector Souto tidak menutup mata terhadap kualitas lawan. Pelatih asal Spanyol itu menilai Irak memiliki karakter permainan yang sangat menyulitkan, terutama dari sisi individu pemain.

Hector Souto Waspadai Kualitas Individu Irak

“Pertandingan yang sangat rumit. Saya sudah mengatakan di konferensi pers sebelum turnamen bahwa Irak memiliki lima sampai enam pemain luar biasa dalam duel satu lawan satu. Gaya mereka mungkin berbeda dengan Kirgistan,” kata Souto usai laga, dikutip Jumat (30/1/2026).

Menurut Souto, Irak menawarkan tantangan berbeda dibanding Kirgistan. Jika Kirgistan mengandalkan kekuatan fisik, organisasi permainan, dan keterlibatan kiper dalam membangun serangan, Irak justru tampil lebih eksplosif.

“Kirgistan adalah tim yang kuat dalam situasi satu lawan satu dan juga punya strategi bagus dengan melibatkan kiper. Ketika mereka melibatkan kiper, itu sangat merepotkan kami,” ucapnya.

Sebaliknya, Souto menyebut Irak membawa gaya futsal Barat yang lebih cepat dan agresif.

“Sementara Irak lebih mengusung gaya futsal Barat. Mereka cepat, sangat terampil, dan selalu berbahaya untuk mencetak gol lewat situasi individual,” sambung dia.

Kondisi tersebut membuat Timnas Futsal Indonesia wajib tampil lebih disiplin dan dominan. Souto menegaskan fokus utama timnya terletak pada penguasaan bola dan antisipasi duel satu lawan satu.

“Karena itu, kami harus benar-benar mewaspadai kemampuan individu mereka dan berusaha lebih banyak menguasai bola dibandingkan hari ini. Pada laga ini kami tidak tampil baik saat menyerang. Di pertandingan berikutnya, kami harus membuat mereka yang menderita,” pungkas Souto.

Dengan dukungan penuh publik Jakarta dan status tuan rumah, Timnas Futsal Indonesia diharapkan mampu menjawab tantangan berat tersebut sekaligus mengunci posisi juara Grup A Piala Asia Futsal 2026.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut