Hendra Setiawan Borong Emas di Kejuaraan Dunia Senior 2025! Kirim Pesan Menyentuh untuk Generasi Muda
JAKARTA, iNews.id – Legenda bulutangkis Indonesia, Hendra Setiawan, kembali mengukir prestasi membanggakan di pentas dunia. Dalam gelaran Kejuaraan Dunia Senior BWF 2025, Hendra berhasil meraih dua medali emas, sekaligus mengirimkan pesan penuh motivasi untuk para atlet muda yang sedang berjuang di Pelatnas PBSI Cipayung.
Hendra yang kini berusia 41 tahun membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berprestasi. Ia tampil luar biasa bersama Tony Gunawan (AS) di sektor ganda putra U40, dan juga menggandeng Debby Susanto di ganda campuran U35.
Ganda Putra U40: Hendra/Tony mengalahkan pasangan Thailand, Boonsak Ponsana/Jakrapan Thanathiratham, dengan skor 21-18, 21-16.
Ganda Campuran U35: Hendra/Debby tampil dominan saat menaklukkan pasangan Thailand, Nawut Thanathiratham/Peeraya Munkitamorn, 21-5, 21-9.
Lewat pencapaian ini, Hendra berharap semangat juang para pemain muda Indonesia bisa semakin membara.
“Pesan yang ingin saya sampaikan kepada junior-junior saya. Dengan keberhasilan saya ini, pemain di pelatnas jangan gampang menyerah. Mereka harus tetap semangat. Kami para senior masih bisa berjuang untuk menang. Tidak mau kalahnya itu tetap ada meski kami sudah pensiun dan tidak muda lagi,” ucap Hendra, Selasa (16/9/2025).
“Harapannya, para pemain pelatnas ini bisa meniru kami. Kemenangan para senior ini diharapkan bisa melecut semangat adik-adik saya agar bangkit dan bisa berprestasi di pentas dunia,” tambahnya.
Medali emas lainnya disumbang oleh Marleve Mainaky di sektor tunggal putra U50. Dia merebut medali emas setelah di final mengalahkan Gregers Schytt (Denmark), 21-15, 21-15.
Sayang di ganda putra U50, Marleve yang berduet dengan Hariyanto Arbi gagal menambah medali emas. Mereka takluk di tangan Adi Ariyadi/Eko Hamiseno (Indonesia), 15-21, 17-21.
Medali emas berikutnya disumbangkan Fernando Kurniawan di ganda putra U35. Bersama Danny Bawa Chrisnanta (Singapura), Fernando merebut emas dengan mengatasi perlawanan Laurent Constantin/Brice Leverdez (Prancis), 21-14, 21-16.
Adapun medali emas ketujuh bagi Indonesia disumbangkan dari nomor ganda campuran U40. Muhammad yang berpasangan dengan Jody Patrick (Kanada) mengalahkan Unang Rahmat/Gayanthi Nadeesha (Indonesia/Sri Lanka), 21-18, 21-11.
Editor: Reynaldi Hermawan