Hobi Biliar, HT Diminta Menjadi Ketum POBSI
JAKARTA, iNews.id – Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) meminta kesediaan Hary Tanoesoedibjo (HT) untuk menjadi Ketua Umum PB POBSI.
“Harapan kami dan teman-teman meyakini sosok Bapak memang pantas ada di kami. Kami juga cek latar belakang beliau juga dengan biliar tidak asing lagi, hobi. Mudah-mudahan kami bisa mewujudkan impian kami tersebut," kata Robby Suarly, Plt Kepala Harian PB POBSI, di MNC Tower, Senin (3/9).
Dia mengatakan olahraga biliar digemari berbagai usia, mulai dari kaum milenial hingga pebiliar senior juga menggeluti olahraga ini.
"Biliar untuk semua golongan ya, kami melakukan pembinaan untuk junior dan itu sekarang boleh dibilang menjadi ujung tombak kami di tingkat level nasional," kata Robby.
Pengurus POBSI memaparkan saat ini belum rutin menggelar kompetisi. Mereka berharap prestasi biliar nasional bisa meningkat bila dipimpin oleh HT.
"Para pengurus nasional maupun daerah meminta kesediaan saya menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia. Pada prinsipnya, karena saya hobi biliar saya tidak keberatan," ungkap HT yang saat ini juga menjadi Ketua Umum Asosiasi Federasi Futsal tersebut.
HT menambahkan, partisipasi aktif dari semua pihak diperlukan, karena cabang olahraga tersebut sulit berkembang kalau tidak dikembangkan di semua daerah guna menggalang bibit-bibit baru.
Menurut HT, kompetisi harus dilakukan di setiap provinsi, dan berujung ke tingkat nasional. Sehingga, para atlet bisa terpacu untuk latihan. Di sisi lain, sosialisasi olahraga ini melalui media juga harus didorong lebih baik lagi, baik melalui media televisi, cetak, online, maupun media sosial.
"Jadi, ini merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Harus sering ada kompetisi, membuat orang sering berlatih, dan kompetisi dipublikasikan. Sehingga akhirnya menjadi industri. Kalau menjadi industri akhirnya billiar itu bisa tumbuh dengan sendirinya," ujarnya.
Dengan menjadi industri, biliar nasional diharapkan bisa tumbuh lebih baik lagi, karena memiliki anggaran yang cukup.
Editor: Abdul Haris