Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fabio Quartararo Ungkap Mesin V4 Yamaha Masih Jauh dari Rival di MotoGP 2026
Advertisement . Scroll to see content

Honda Dinilai Jadi Biang Merosotnya Karier Marc Marquez

Jumat, 30 Juni 2023 - 13:16:00 WIB
Honda Dinilai Jadi Biang Merosotnya Karier Marc Marquez
turunnya performa Marquez tak lepas dari Honda yang gagal mempersiapkan motor.(foto: Repsol Honda).
Advertisement . Scroll to see content

BALLYMENA, iNews.id- Performa Marc Marquez di MotoGP 2023 jauh dari kata bagus. Bintang World Superbike (WSBK), Jonatan Rea menganalisis turunnya performa Marquez tak lepas dari Honda yang gagal mempersiapkan motor.

The Baby Alien -julukan Marquez- telah mengukir kesuksesan yang luar biasa bersama Honda. Mereka bersama-sama berhasil mengantongi enam gelar juara MotoGP dalam periode 2013-2019.

Sayangnya, setelah rider asal Spanyol itu mengalami kecelakaan di Sirkuit Jerez pada 2020 semuanya berubah. Dia sering kali absen karena cedera parah sehingga pengembangan motor Honda dinilai terhambat.

Bahkan sampai musim MotoGP 2023 ini, tim pabrikan asal Jepang itu tak mampu bersaing lagi di papan atas. Marquez sangat sering terjatuh akhir-akhir ini.

Buktinya, pembalap berusia 30 tahun itu baru mengemas 15 poin saja dari 16 balapan dan delapan seri di paruh pertama MotoGP 2023. Dia gagal mentas pada balapan terakhir di Belanda karena menderita cedera di beberapa tempat.

Kesengsaraannya pun juga dirasakan oleh para pembalap Honda lainnya seperti rekan setimnya, Joan Mir yang saat ini mengalami cedera pada jari kanannya. Juara MotoGP 2020 itu pun baru mengoleksi lima poin pada musim debutnya bersama Honda tahun ini.

Pembalap LCR Honda, Alex Rins, tampil lebih baik dengan sudah mengemas satu kemenangan di MotoGP Amerika Serikat 2023 dan duduk di posisi 13 klasemen dengan 47 poin. Namun, dia juga menjadi korban buruknya motor Honda dan kini dia menderita patah tulang kaki usai kecelakaan di GP Italia 2023.

Atas dasar itu, Rea menganalisisi masalahnya terdapat pada pabrikan Honda, bukan di Marquez. Menurutnya, juara MotoGP enam kali itu merupakan seorang legenda dan masih menyandang status sebagai pembalap terbaik di dunia saat ini.

“Dia adalah seorang legenda dan saya sangat sedih dengan apa yang terjadi. Dia adalah satu-satunya yang mampu bertarung dengan motor itu dan saya berpendapat bahwa dia masih menjadi pembalap terbaik di dunia saat ini , dengan segala hormat kepada para rivalnya,” kata Rea dilansir dari Motosan, Jumat (30/6/203).

“Masalahnya Honda adalah bencana. Anda hanya perlu melihat apa yang terjadi pada Rins dan Mir,” tuturnya.

Saat ini, Honda memiliki waktu sekira lima pekan selama jeda liburan musim panas untuk memperbaiki segara kebobrokan yang mereka alami musim ini. Mereka wajib melakukan perbaikan agar para pembalap yang mereka miliki tak semakin menderita di paruh kedua MotoGP 2023 yang akan dimulai di GP Inggris pada 4-6 Agustus mendatang.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut