Indonesia Belum Terima Permintaan Rencana Defile Bersama Dua Korea
JAKARTA, iNews.id – Indonesia belum menerima permintaan resmi dari Korea Selatan (Korsel) maupun Korea Utara (Korut) terkait rencana defile bersama kontingen kedua negara itu dalam upacara pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta.
“Jika ada surat permintaan diplomatik tentang rencana itu, kami akan memastikan terlebih dahulu poin-poin apa saja yang menjadi permintaan mereka," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Jumat (6/4/2018).
Gatot menjelaskan rencana defile bersama kedua negara Korea itu dalam pembukaan Asian Games 2018 muncul setelah penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyongchang, Korea Selatan pada Februari 2018.
"Kami tidak memungkiri jika ada rencana mendadak soal rencana defile bersama itu dalam Asian Games karena dalam Olimpiade Musim Dingin rencana itu juga muncul tiga bulan sebelum penyelenggaraan," kata Gatot.
Sebelumnya, Kantor Berita Yonhap melaporkan menteri-menteri dari Korea Selatan dan Korea Utara menyetujui untuk mendukung rencana defile bersama kontingen kedua negara pada pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta, Agustus.
Dalam sebuah pertemuan di Pyongyang, Senin (2/4), pejabat Korut Kim Il-guk dan pejabat Korsel Do Jong-whan mendiskusikan kerja sama olahraga kedua negara, seiring makin mencairnya ketegangan di semenanjung terkait program nuklir Korut.
Para atlet kedua negara tersebut sudah melalukan parade bersama pada Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korsel, Februari lalu, dan mereka optimis kolaborasi serupa juga akan terlaksana pada Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang, Agutus-September.
Menurut Yonhap, para menteri tersebut akan menyelesaikan rincian rencana setelah setelah pertemuan puncak dua Korea akhir April mendatang.
"Akan bagus jika kami sudah berdiskusi dan memulai kerja untuk menetapkan hal yang spesifik setelah pertemuan puncak akhir April. Saya harap olahraga dapat menjadi jalan untuk rekonsiliasi antarKorea," kata Do.
Editor: Abdul Haris