Indonesia Bidik 8 Medali dari Esports di Asian Games 2026, Emas Jadi Target Utama
JAKARTA, iNews.id - Esports menjadi salah satu cabang olahraga andalan Indonesia untuk mengejar target medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan sasaran satu emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu optimistis target tersebut dapat diwujudkan para atlet esports. Dari delapan nomor yang dipertandingkan, terdapat sejumlah nomor dengan peluang besar untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia.
Salah satu nomor yang menjadi perhatian adalah eFootball. Nomor tersebut dinilai memiliki peluang untuk menjadi sumber medali emas bagi Indonesia dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Todotua mengatakan persiapan tim esports sudah berlangsung sekitar dua bulan. Selama periode tersebut, pihaknya juga mendapatkan paparan mengenai nomor yang berpeluang meraih medali serta negara-negara yang diperkirakan menjadi pesaing utama Indonesia.
“Secara prinsip, ini merupakan rangkaian pelatihan yang sudah berjalan sekitar dua bulan. Setelah kita mengecek, kita punya level confidence dari esports. Dari delapan pertandingan, ada sumbangan medali yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Todotua saat mengunjungi pelatihan Esports di Jakarta, kemarin.
Selain persiapan teknis atlet, koordinasi mengenai keberangkatan kontingen esports ke Jepang juga telah dilakukan. Kebutuhan para atlet selama mengikuti Asian Games Aichi-Nagoya 2026 turut menjadi perhatian dalam persiapan kontingen.
Todotua menilai tahapan persiapan yang dilakukan sudah memberikan gambaran positif mengenai peluang esports Indonesia. Kini, dukungan terhadap atlet hingga pertandingan menjadi salah satu fokus utama.
“Kita melihat bahwa esports sudah sangat baik sekali. Kita tinggal support di hari H-nya,” katanya.
Optimisme serupa disampaikan Ketua Umum PB ESI Jend TNI (Purn) Muhammad Herindra. Dia menilai persiapan para atlet esports menjelang keberangkatan ke Jepang sudah berjalan maksimal.
Herindra pun berharap target medali emas yang telah dicanangkan dapat direalisasikan para atlet saat bertanding di Asian Games 2026.
“Saya lihat persiapan sudah sangat bagus. Kita harapkan target yang kita canangkan, kita di esports ini bisa medali emas, dapat tercapai,” ujar Herindra.
Sementara itu, Pelatih Grand Turismo Tim Esport Indonesia, Benaya Theo, melihat peluang timnya secara realistis berdasarkan kalkulasi dan perkembangan para pesaing. Menurut dia, medali perak menjadi hasil yang hampir pasti jika mengacu pada perhitungan saat ini.
"Kami melihat semua perkembangan dari tim lain juga, maka sebenarnya jika memakai kalkulasi yang ada, realistis kami ada di Perak. Untuk game lain, ada di emas dan perunggu. Tapi kami tidak memungkiri, semua bisa terjadi," jelas Theo.
Meski peluang perak dinilai cukup terbuka, Theo menegaskan timnya tidak ingin berhenti pada target tersebut. Perjuangan untuk mengejar medali emas tetap menjadi bagian dari persiapan Tim Esport Indonesia.
Dengan target satu emas, tiga perak, dan empat perunggu, esports memiliki peluang memberikan kontribusi signifikan bagi kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Persiapan selama sekitar dua bulan dan dukungan hingga hari pertandingan menjadi modal untuk mengejar target tersebut.
Editor: Reynaldi Hermawan