Indonesia Gagal ke Final Piala Uber 2026, Rachel/Febi Minta Maaf Usai Tumbang
HORSENS, iNews.id – Tim bulu tangkis Indonesia gagal melaju ke final Piala Uber 2026 setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan di semifinal. Kekalahan ini terjadi di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/2026).
Hasil tersebut mengakhiri perjuangan skuad Merah Putih dalam turnamen beregu putri paling bergengsi tersebut.
Salah satu penentu kekalahan datang dari ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong, dalam dua gim langsung 16-21 dan 18-21.
Rachel mengaku sangat kecewa karena gagal menyumbangkan poin bagi tim. Dia menilai dirinya bersama Febi sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan.
Comeback Gila Thalita! Indonesia Pangkas Skor 1-2 dari Korea Selatan di Piala Uber 2026
"Sedih tidak bisa menjadi penentu hari ini, tidak bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia," ujarnya, dikutip dari rilis resmi PBSI.
Rachel juga menyampaikan permintaan maaf kepada tim dan masyarakat Indonesia. Dia menyadari hasil tersebut tidak sesuai harapan banyak pihak.
Hasil Piala Uber 2026: Ana/Tiwi Tumbang, Indonesia 0-2 Korsel
"Kami mohon maaf untuk tim dan masyarakat Indonesia karena tidak bisa menyumbang poin. Terima kasih atas semua dukungan yang diberikan," katanya.
Febi Setianingrum mengakui pasangan Korea Selatan tampil lebih solid sepanjang laga. Dia menyebut serangan lawan cukup menyulitkan sejak awal pertandingan.
Hasil Piala Uber 2026: Putri KW Tumbang, Indonesia Tertinggal 0-1 dari Korsel
"Serangan mereka menyulitkan kami. Dropshot-nya tajam dan tipis," ujarnya.
Pertandingan berjalan ketat di dua gim, tetapi Rachel/Febi kesulitan keluar dari tekanan lawan. Hal ini membuat mereka gagal membalikkan keadaan.
Indonesia Rombak Strategi Lawan Korsel, Ana/Tiwi Turun Lagi di Piala Uber 2026
Kekalahan ini memastikan Indonesia tersingkir di semifinal. Sementara Korea Selatan melaju ke final Piala Uber 2026.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Rachel/Febi menegaskan seluruh tim sudah memberikan kemampuan terbaik. Dukungan publik juga menjadi motivasi penting selama turnamen berlangsung.
Hasil ini menjadi evaluasi bagi tim Indonesia untuk menghadapi turnamen berikutnya. Mereka diharapkan bisa bangkit dan tampil lebih kuat di kesempatan selanjutnya.
Editor: Abdul Haris