Indonesia Ikuti Turnamen Biliar Dunia di Las Vegas, POBSI Berangkatkan Atlet Jempolan Ini
JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) siap memberangkatkan atlet biliar Feri Satriyadi dari Kalimantan Barat. Rencananya Feri akan mewakili Indonesia di kejuaraan dunia bertajuk 2021 Predator World 10 Ball Championship di Las Vegas, Amerika Serikat.
Turnamen bergengsi itu akan berlangsung pada 6-10 September 2021. Feri Satriyadi dijadwalkan berangkat 4 September dan kembali ke tanah air 11 September 2021. Feri tidak sendiri, karena dia akan didampingi pelatih nasional PB POBSI Edy Hartono yang biasa dipanggil Coach Dino.
Ketua Umum Pengprov POBSI Kalbar, M.K. Candra mengatakan, Feri serius menyiapkan diri untuk menghadapi kejuaraan dunia ini. Segala persiapan telah dilakukan, salah satunya dengan berlatih di Yogyakarta dibimbing Coach Dino dan mengikuti sejumlah kejuaraan di dalam negeri.
“Kita membuat target paling tidak lolos 16 besar. Feri sudah mengikuti berbagai turnamen baik nasional maupun internasional (turnamen di Shanghai Cina), termasuk yang dilaksanakan pada saat Predator kualifikasi berhasil menjadi juara dan wakil Asia di Las Vegas," papar M.K. Chandra.
4 Atlet Muda Indonesia Ikuti Turnamen Internasional Biliar Las Vegas, Berikut Nama-namanya
"Saya berharap dan berdoa Feri bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah biliar dunia dan pulang dengan sehat walafiat agar dapat mengikuti PON di Papua mewakili Kalimantan Barat,” katanya.
Feri saat ini sedang mengikuti pertandingan handicap di Bali sebagai ajang pemanasan kejuaraan dunia sekaligus persiapan PON. Dua hari lalu dia berhasil meraih posisi Runner Up di nomor bola 9.
PB POBSI Siapkan 4 Empat Atlet Muda untuk Ikut Turnamen Internasional Biliar di Las Vegas
Feri mengatakan selain berlatih dan bertanding, dia juga serius menyiapkan mental. Dia mengaku selalu optimis dan tidak gentar karena di atas meja biliar semua pemain mempunyai peluang yang sama.
“Menurut saya, semua pemain mempunyai peluang yang sama. Saya juga tau di sana banyak pemain terbaik dunia yang akan bersaing dan saya tidak pernah merasa takut karena berada di atas meja kita punya peluang yang sama dan hanya harus mempersiapkan mental yang baik dalam bertanding," ujar Feri.
"Dalam masa pandemi ini saya berlatih di Yogya karena di musim pandemi di Rama Billiar salah satu billiar yang buka, dan di Yogya juga saya berlatih dengan Coach Dino. Kendalanya, hanya waktu latihan kami terbatas,” terang sosok kelahiran Singkawang 33 tahun lalu itu.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB POBSI, Achmad Fadil Nasution mengatakan, Coach Dino juga melakukan yang terbaik dalam membantu Feri mempersiapkan diri. Coach Dino secara intens memonitor, mengajak berdiskusi dan memberikan arahan kepada Feri.
“Secara teknis untuk kelompok ini semua bisa juara termasuk Feri. Jam terbang cukup menentukan. Bisa masuk top 16 sebuah prestasi buat Feri dan Indonesia karena ini adalah pertandingan pertama Feri di ajang kejuaraan dunia,” kata Achmad.
Berikut ini catatan prestasi pebiliar Feri Satriyadi:
• Medali Emas 10 ball kejurnas Cikarang 2017
• Juara open somac Solo 2017
• Semifinalis open Lampung 2018
• Semifinalis open Harmoni 2018
• Medali Perak 15 ball kejurnas Bandung
• Runner up open red ball Taman Palem 2019
• Runner up kualifikasi predator 10 ball championship
• Runner up open Bandung 2021
• Medali Emas 15 ball prapon 2019
• Runner up open 9 ball Bali 2021
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya