Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Keputusan Keras IOC untuk Indonesia Buntut Tolak Atlet Israel: Dialog Dihentikan hingga Ancaman Sanksi Global!
Advertisement . Scroll to see content

Ini Dampak Serius Hukuman IOC Terhadap Indonesia: Ambisi Olimpiade Terancam!

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:00:00 WIB
Ini Dampak Serius Hukuman IOC Terhadap Indonesia: Ambisi Olimpiade Terancam!
Dunia olahraga tanah air tengah menghadapi badai besar setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi menjatuhkan empat keputusan tegas terhadap Indonesia..(Foto: MPI/Andri Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id — Dunia olahraga tanah air tengah menghadapi badai besar setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi menjatuhkan empat keputusan tegas terhadap Indonesia. Langkah itu diambil usai pemerintah Indonesia menolak kedatangan atlet senam Israel di ajang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang digelar di Jakarta.

Keputusan IOC ini dinilai sebagai hukuman berat dan memiliki dampak langsung terhadap posisi Indonesia di dunia olahraga internasional, mulai dari reputasi global hingga potensi kehilangan kesempatan menjadi tuan rumah ajang besar seperti Olimpiade.

Awal Mula Kontroversi: Indonesia Tolak Atlet Israel

Sebelumnya, pemerintah Indonesia menyatakan penolakan resmi terhadap visa atlet Israel yang dijadwalkan tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik pada 19–25 Oktober 2025.

Penolakan tersebut berakar dari sikap politik luar negeri Indonesia yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Federasi Senam Israel (IGF) menyesalkan keputusan itu dan sempat mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), namun ditolak. Keputusan ini kemudian membuat IOC turun tangan dan menggelar rapat darurat.

IOC Nilai Indonesia Langgar Prinsip Olimpiade

Dalam pernyataannya, Dewan Eksekutif IOC (EB IOC) menilai tindakan Indonesia telah melanggar semangat universal olahraga dan prinsip dasar Olimpiade.

“Tindakan-tindakan ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan mencegah Gerakan Olimpiade menunjukkan kekuatan olahraga,” tulis EB IOC dalam situs resminya, Kamis (23/10/2025).

Rapat tersebut menghasilkan empat keputusan besar yang kini menjadi pukulan telak bagi masa depan olahraga Indonesia.

4 Keputusan IOC dan Dampaknya bagi Indonesia

1. IOC Hentikan Seluruh Dialog dengan Indonesia

Keputusan pertama IOC adalah menghentikan semua bentuk komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia).
Langkah ini otomatis menutup peluang Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade, Olimpiade Remaja, atau konferensi olahraga internasional lainnya.

“Untuk mengakhiri segala bentuk dialog dengan NOC Indonesia tentang penyelenggaraan Olimpiade, Olimpiade Remaja, ajang Olimpiade atau konferensi di masa mendatang hingga pemerintah Indonesia memberikan jaminan yang memadai...,” tulis IOC.

Dampak:

Hilangnya kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade di masa depan.
Reputasi diplomatik olahraga Indonesia di mata dunia terancam.
 
2. IOC Larang Negara Lain Gelar Ajang Internasional di Indonesia

IOC juga merekomendasikan seluruh federasi olahraga internasional untuk tidak menggelar turnamen apa pun di Indonesia hingga ada jaminan akses bagi seluruh atlet tanpa diskriminasi.

“Merekomendasikan kepada semua Federasi Internasional untuk tidak menyelenggarakan acara atau pertemuan olahraga internasional apa pun di Indonesia...” tegas IOC.

Dampak:

Potensi kehilangan puluhan agenda olahraga internasional.
Penurunan aktivitas pariwisata olahraga dan ekonomi daerah yang mengandalkan event internasional.

3. IOC Revisi Prinsip Kualifikasi Olimpiade

Dalam keputusan ketiga, IOC akan mengubah aturan kualifikasi Olimpiade global, dengan mewajibkan setiap tuan rumah untuk menjamin akses bagi seluruh atlet tanpa diskriminasi kewarganegaraan.

Dampak:

Indonesia akan lebih sulit menjadi tuan rumah turnamen kualifikasi resmi.
Federasi nasional harus menyesuaikan diri dengan aturan baru yang lebih ketat.
 
4. IOC Panggil NOC Indonesia dan FIG ke Lausanne

IOC juga memanggil Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dan Federasi Senam Internasional (FIG) ke markas IOC di Lausanne, Swiss.
Pertemuan tersebut akan membahas kelanjutan penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta.

“Meminta NOC Indonesia dan Federasi Senam Internasional (FIG) untuk datang ke markas IOC di Lausanne guna membahas situasi yang terjadi...” tulis IOC.

Dampak:

Posisi Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia bisa dievaluasi ulang.
Relasi diplomatik olahraga Indonesia dengan IOC semakin menegang.
 
Hukuman dari IOC ini membawa konsekuensi serius bagi masa depan olahraga Indonesia:

1. Citra diplomatik olahraga nasional terancam menurun.
2. Kemungkinan batal menjadi tuan rumah ajang olahraga dunia.
3. Kerugian ekonomi dari sektor pariwisata dan sport tourism.
4. Hubungan diplomatik olahraga dengan IOC dan federasi dunia menjadi renggang.

Meski begitu, pemerintah Indonesia diyakini akan berusaha melakukan dialog lanjutan dan diplomasi olahraga untuk memulihkan hubungan dengan IOC serta menjaga nama baik bangsa di kancah internasional.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut