Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil All England 2026: Leo/Bagas dan Terry/Gloria Tumbang di Babak 32 Besar
Advertisement . Scroll to see content

Ini Keunggulan The Daddies yang Bikin Fajar/Rian Deg-degan di Final All England 2023

Minggu, 19 Maret 2023 - 11:34:00 WIB
Ini Keunggulan The Daddies yang Bikin Fajar/Rian Deg-degan di Final All England 2023
Ada satu keunggulan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang bikin Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto deg-degan. (Foto: Instagram/@badminton.ina)
Advertisement . Scroll to see content

BIRMINGHAM, iNews.id – Ada satu keunggulan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang bikin Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto deg-degan. Kedua ganda putra andalan Indonesia itu bersua pada final All England 2023. 

All Indonesian Final tersaji pada turnamen Super 1000, Minggu (19/3/2023) malam WIB. Ahsan/Hendra lebih dulu mengamankan tiket ke partai puncak usai melibas wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di semifinal.

Lewat pertarungan ketat selama tiga gim mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor 21-15, 19-21 dan 29-27. Setelah itu, Fajar/Rian- menyusul ke final setelah menyingkirkan utusan China lainnya, He Ji Ting/Zhou Hao Dong 21-19 dan 21-17.

Head to head ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs duo China He Ji Ting/Zhou Hao Dong (Foto: PBSI)

Fajar/Rian mengungkapkan mereka termotivasi pasangan juara dunia tiga kali itu untuk bisa melangkah ke final. Ini merupakan All Indonesian Final beruntun di sektor ganda putra setelah tahun lalu The Daddies jumpa Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.

“Ahsan/Hendra sudah ke final duluan, kami pun ingin juga, tidak mau kalah. Kami sering sharing dengan mereka, sang legenda, dan akhirnya sekarang bisa menciptakan All Indonesian Final di All England. Luar Biasa,” kata Fajar dikutip dari rilis PBSI, Minggu (19/3/2023).

Ini menjadi final pertama bagi pasangan nomor satu di dunia itu di All England. Sementara sang senior sudah dua kali merasakan naik podium pertama di turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu yakni pada edisi 2014 dan 2019 lalu.

Head to head Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menarik diulas. (Foto: PBSI)

Oleh karena itu, Fajar/Rian sangat mewaspadai The Daddies di partai final nanti karena mereka memiliki pengalaman yang luar biasa. Mereka menilai mendapatkan satu poin saja bakal sangat berharga untuk bisa mengalahkan duet ranking tiga dunia itu.

“Final nanti tidak akan mudah, Ahsan/Hendra adalah pasangan berpengalaman memiliki sejarah yang luar biasa di All England jadi kami tidak boleh lengah, satu poin akan sangat berharga,” ujar Fajar. 

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut