Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Asian Games 2026: Leo/Daniel Bawa Indonesia Samakan Kedudukan Lawan China
Advertisement . Scroll to see content

Jajal Arena Pertandingan Piala Sudirman, Tim Indonesia Maksimalkan Adaptasi

Jumat, 17 Mei 2019 - 19:55:00 WIB
Jajal Arena Pertandingan Piala Sudirman, Tim Indonesia Maksimalkan Adaptasi
Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berlatih di arena pertandingan Piala Sudirman 2019 dalam sesi latihan yang berlokasi di Guangxi Sports Center, Nanning, China, Jumat (17/5/2019). (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

NANNING, iNews,id – Turnamen bulu tangkis beregu Piala Sudirman 2019 sudah di depan mata. Tim Indonesia mulai menjajal lapangan pertandingan di Guangxi Sports Center, Nanning, China, Jumat (17/5/2018) atau dua hari jelang kejuaraan dimulai.

Sesi latihan itu berlangsung selama 40 menit di lima lapangan. Pasukan tim Merah Putih memaksimalkan kesempatan ini untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan, angin, pencahayaan dan sebagainya.

Sebelumnya, di hari pertama tim Indonesia menjalani latihan di lapangan bulu tangkis Li Jiang, yang disewa PBSI karena panitia pelaksana baru menyediakan tempat latihan di arena pertandingan mulai hari ini.

“Kalau latihan kemarin objektifnya kan rekondisi, latihan untuk recovery, belum terlalu berat. Kondisi tempatnya pun luar biasa panas, suhu di luar 32 derajat, di dalam gedung bisa sampai 35-36 derajat, jadi sangat menyedot tenaga. Atlet perlu adaptasi lebih dengan kondisi ini,” kata Chef de Mission tim Piala Sudirman, Achmad Budiharto, dikutip situs resmi PBSI.

Dia menjelaskan, mulai hari ini para pelatih sudah mulai mensimulasikan dan menilai kondisi terakhir serta kesiapan atlet selama di Nanning. Ini dilakukan sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk penentuan line up pemain.

“Hari ini atlet lebih fokus ke coba arena pertandingan, kenali kondisi lapangan, arah angin dan sebagainya. Sedangkan pelatih mulai mensimukasikan kira-kira siapa yang akan diturunkan nanti,” tutur Budiharto.

“Untuk line up pemain, belum ada omongan dengan pelatih dan manajer, biasanya H-1 akan ada briefing dan di situ akan ditentukan bersama kapten tim juga. Di briefing itu selain menentukan line up, kami juga akan membahas perkiraan calon lawan yang akan turun,” dia memapaparkan. 

Pada ajang kali ini, tim Merah Putih berada di Grup 1B bersama Denmark, dan Inggris. Di laga perdana, Indonesia akan meladeni Inggris, Minggu (19/5/2019) pada pukul 10.00 - 15.00 WIB. Kemudian, Indonesia akan menghadapi Denmark, Rabu (22/5/2019) pukul 17.00 - 22.00 WIB.

Di atas kertas, Indonesia memang lebih diunggulkan bisa mengatasi permainan Denmark dan Inggris. Namun, Budiharto meminta tim tak boleh jemawa.

“Menghadapi Inggris dan Denmark, kita tidak bisa main-main, mengacu pengalaman dua tahun lalu, itu pengalaman yang kurang baik buat kami. Walaupun kami saat itu tidak main-main dan kondisinya memaksa kami untuk tidak bisa tampil full team. Sekarang bertemu Inggris kelihatannya kita lebih diunggulkan,” ujar pria yang juga menjabat sekretaris jenderal PP PBSI itu. 

“Tetapi kami juga harus waspadai Inggris, salah satunya di ganda campuran, tunggal putra dan ganda putranya juga bagus,” Budiharto menjelaskan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut