Jiang Jie: Timnas Voli Putra Indonesia Tetap Kuat meski Tanpa Rivan di Asian Games 2022
BOGOR, iNews.id- Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia, Jeff Jiang Jie menyebut anak asuhnya tetap kuat meski Rivan Nurmulki tak ikut ke Asian Games 2022. Dia mengaku sudah menyiapkan penggantinya.
Agil Angga Anggara dipercaya sebagai sosok pengganti Rivan yang dimaksud. Agil merupakan salah satu pevoli yang berperan sebagai Opposite Hitter.
Posisi tersebut berada di sebelah kanan area depan. Pemain yang berperan di posisi tersebut ditugaskany untuk melancarkan serangan.
Meski masih tergolong baru, tetapi Jiang Jie percaya Agil bisa memenuhi ekspektasinya. Jiang Jie juga melihat penampilan Agil semakin membaik dan diyakini bisa memberi pengaruh di Asian Games 2022.
"Ada Agil Angga, dia akan jadi pengganti Rivan. Agil Angga juga seorang opposite, dia bisa memberi pengaruh besar di Asian Games ini, meski pada saat laga pertama Kejuaraan Asia kemarin, tampak dia masih sedikit nervous, karena itu adalah momennya pertama kali membela Timnas. Namun, seiring berjalannya laga, dia mulai membaik," ujar Jiang Jie di Bogor, Kamis (14/9/2023).
Jiang Jie juga menegaskan timnya tidak akan terpengaruh dengan absennya Rivan. Menurutnya, voli merupakan olahraga tim yang tidak bisa ketergantungan dalam satu pemain.
Namun Jiang Jie mengakui Rivan merupakan pemain bagus. Meski demikian dia yakin pemain-pemain yang dibawanya ke Asian Games 2022 ini akan membantu dengan maksimal.
"Oh, tentu tidak (mempengaruhi tim), karena voli ini adalah olahraga tim. Voli dimainkan tidak cuma oleh satu pemain, tetapi oleh enam pemain. Nah, enam pemain ini harus bekerja keras bersama-sama," lanjutnya.
"Memang, kami kehilangan satu pemain yang bagus, tetapi lima pemain lain bisa membantu, dan satu pemain lain yang jadi pengganti Rivan bisa membuat tim bekerja sama dengan baik," pungkas pria asal China itu.
Timnas Voli Putra Indonesia dijadwalkan berangkat ke Hangzhou, China, pada Sabtu (16/9/2023) malam WIB. Mereka tergabung di pool F bersama Jepang, Filipina, dan Afghanistan.
Editor: Ibnu Hariyanto