Juara Korea Terbuka Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Palu
SEOUL, iNews.id – Juara Korea Terbuka 2018 asal Taiwan Chou Tien Chen ikut mengucapkan belasungkawa kepada korban bencana alam yang terjadi di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa yang terjadi, Jumat (28/9/2018) tersebut memicu tsunami.
Sebelumnya Chou mengunggah video menggunakan Bahasa Mandarin terkait ucapan belasungkawa untuk musibah yang terjadi di Donggala di Instagram miliknya. Video tersebut dibuat sebelum Chou menghadapi Tommy Sugiarto di laga final Korea Terbuka.
Dalam ungguhan video tersebut, Chou menuliskan ucapan belasungkawa dalam Bahasa Indonesia. Dia sadar bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang digemari di Tanah Air. Oleh sebab itu, pemain peringkat empat dunia itu bertekad untuk menunjukkan permainan terbaik saat jumpa Tommy untuk menghibur rakyat Indonesia.
"Saya dengar telah terjadi gempa yang besar juga tsunami di Indonesia dan banyak yang menjadi korban. Saya turut berduka atas hal itu. Semoga Tuhan memberkati Indonesia," tulis Chou di laman Instagram miliknya.
"Saya tahu badminton di Indonesia bukan hanya sekedar olahraga tapi Indonesia telah menjadi salah satu rumah terbesar bagi badminton. Saya akan memberikan permainan terbaik saya pada pertandingan hari ini (lawan Tommy di babak final). Saya sayang kalian semua, Tuhan berkati,” ujarnya.
Dalam laga final, Chou berhasil mengalahkan wakil Tommy straight game 21-13 dan 21-16 di di SK Handball Stadium, Seoul, Minggu (30/9/2018). Kemenangan tersebut mengobati kegagalan Chou di China Terbuka 2018 usai dikalahkan Anthony Sinisuka Ginting.
Jumlah korban jiwa bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) terus bertambah. Hingga Minggu (30/9/2018), total korban jiwa sementara yang terdata sebanyak 832 jiwa.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah korban jiwa di Palu mencapai 821 jiwa, sedangkan di Donggala 11 tewas.
Hingga saat ini, penanganan darurat bencana baru dapat diakses di Kota Palu. BNPB bersama pemerintah daerah setempat saling bekerja sama dalam proses bantuan dan evakuasi. Petugas kemanusiaan juga dibantu TNI dan Polri, serta sejumlah kementerian.
“Korban meninggal dunia karena terimpa reruntuhan saat gempa, ada juga akibat tsunami. Banyak korban yang sudah dikuburkan secara massal,” ujarnya di Jakarta, Minggu (30/9/2018).
Editor: Achmad Syukron Fadillah