Kenapa Rekor Lap Tercepat Jorge Martin di Sirkuit Sepang Tak Dihitung? Begini Penjelasannya
SEPANG, iNews.id – Pembalap Pramac Ducati, Jorge Martin, sukses memecahkan rekor lap tercepat di Sirkuit Sepang, Malaysia. Sayangnya, torehan itu tak hitung. Kenapa?
Martin tampil menggila sejak hari pertama tes resmi MotoGP 2024 di Malaysia, yang berlangsung kemarin, Selasa (6/2/2024). Dia menjadi yang tercepat dengan membukukan waktu di angka 1 menit 57,951 detik.
Runner up MotoGP 2023 itu pun semakin menunjukkan tajinya pada hari kedua di Sirkuit Sepang, Rabu (7/2/2024). Pada sesi pagi tadi, dia mencatatan waktu di angka 1 menit 57, 491 detik.
Hasil tersebut membuat Martin sukses memecahkan rekor lap sepanjang masa yang ada di Sirkuit Sepang.
Viral Motor Marc Marquez Didorong Motor Bebek pada Tes Pramusim MotoGP 2024, Netizen: Ducati Di-step Honda Supra Fit
Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh rivalnya sekaligus bintang Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, dalam Kualifikasi 2 (Q2) di MotoGP Malaysia 2023, yang berada di angka 1 menit 57,491 detik.
Sayangnya, rekor lap yang dicatatkan oleh Martinator -julukan Martin- tersebut dianggap tidak resmi. Sebab, dia meraihnya dalam tes pramusim.
Marc Marquez Beri Kabar Baik Jelang Tes Pramusim MotoGP 2024
Waktu yang dicatatkan Martin itu masih berada di puncak hingga setengah hari tes hari kedua ini berjalan. Di belakangnya, terdapat Brad Binder (KTM Red Bull) dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing) yang masing-masing berselisih 0,054 dan 0,173 detik saja darinya.
Sementara itu, pemegang rekor lap sebelumnya, Bagnaia, berada di peringkat keempat hingga jeda istirahat siang hari ini. Juara MotoGP 2022 dan 2023 itu sendri sudah melewati rekor catatan waktunya di mana saat ini waktu tercepatnya terpaut 0,196 detik dari Martin.
Piala Dunia U-17, MotoGP Mandalika hingga Persiapan Pemilu Dongkrak Ekonomi RI Tumbuh 5,05 Persen di 2023
Hari kedua tes resmi MotoGP 2024 di Malaysia ini masih akan berlanjut hingga pukul 17.00 WIB nanti. Patut ditunggu apakah ada yang mampu mengalahkan waktu tercepat milik Martin atau tidak.
Editor: Abdul Haris