Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kembali ke Pelatnas PBSI, Nova Widianto Ungkap Tantangan Berat Bangkitkan Ganda Campuran Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Kevin/Marcus Siap Kembali Hadapi Duo Jepang di Semifinal

Sabtu, 16 Desember 2017 - 07:12:00 WIB
Kevin/Marcus Siap Kembali Hadapi Duo Jepang di Semifinal
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon siap membalas kekalahan pada pertemuan terakhir kontra Takeshi Kamura/Keigo Sonoda asal Jepang pada semifinal BWF Dubai World Super Series Finals 2017, Sabtu (16/12/2017) siang. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

DUBAI, iNews.id – Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kembali menghadapi Takeshi Kamura/Keigo Sonoda asal Jepang pada semifinal ganda putra BWF Dubai World Super Series Finals 2017, Sabtu (16/12/2017) siang. Sementara ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menantang unggulan pertama, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dari China.

Duel Kevin/Marcus di Hamdan Sports Center nanti bakal menjadi partai ulangan penyisihan grup. Berdasarkan hasil undian yang digelar Jumat, 15 Desember 2017 malam waktu setempat ganda putra peringkat 1 dunia itu kembali menghadapi lawan yang mengalahkan mereka pada penyisihan Grup A.

Semifinal lainnya Liu Cheng/Zhang Nan dari China yang menjadi juara Grup B juga akan berduel kembali melawan Mathias Boe/Carsten Mogensen asal Denmark.

Ya, pada laga kedua turnamen berhadiah total USD1 juta ini, Kevin/Marcus mengalami kekalahan dua game langsung 17-21, dan 17-21 dari wakil Jepang Kamura/Sonoda.

Itu merupakan satu-satunya kekalahan mereka dari tiga laga penyisihan grup. Dua laga lainnya mereka menang atas pasangan Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding 21-6, 21-16 pada laga pertama, Rabu (13/12/2017). Di laga ketiga Kevin/Marcus memastikan tiket semifinal setelah melibas duo China Li Junhui/Liu Yuchen 19-21, 21-16, 21-18, Jumat (15/12/2017).

Kembali menghadapi lawan yang sama tak menjadi masalah buat Kevin/Marcus. Kekalahan di fase grup juga tak membuat mereka ciut kembali berhadapan dengan Kamura/Sonoda.

“Saya rasa sama saja mau melawan siapa pun. Tiga pasangan yang lolos (ke semifinal) memang yang terbaik saat ini. Tentunya kami berharap bisa tampil lebih baik, bermain lebih baik dan belajar dari kekalahan sebelumnya,” ujar Kevin, dikutip situs resmi PBSI.

“Walaupun kami lolos ke semifinal, tetapi kami tahu kami tidak mudah sampai ke sini. Sekarang kami sudah bisa ke semifinal dan kami ingin yang lebih,” Kevin menambahkan.

Total, kedua pasangan sudah bertemu enam kali dengan sama-sama memetik kemenangan tiga kali. Kekalahan di pertemuan terakhir bakal menjadi pelajaran berarti buat Kevin/Marcus.

“Kami tidak mau terbawa beban karena pertemuan terakhir kalah, yang penting di lapangan dulu, keluarkan yang terbaik. Mau menang kalah itu urusan belakangan, kan kita enggak ada yang tahu akan menang atau kalah. Pasti mau menang lagi di semifinal, tetapi ya tidak boleh terlalu yakin yang berlebihan” kata Marcus.

Sementara itu, wakil Indonesia lainnya, Tontowi/Liliyana akan berhadapan dengan unggulan pertama, Zheng/Chen. Ini pertemuan kelima bagi kedua pasangan, dan Tontowi/Liliyana berhasil memenangkan tiga di antaranya. Pertemuan terakhir kedua pasangan terjadi di final Prancis Terbuka 2017 dengan kemenangan Tontowi/Liliyana dengan skor 22-20, 21-15.

Pada semifinal lainnya, pasangan Wang Yilyu/Huang Dongping (China) bakal menghadapi Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong).

“Yang pasti kami harus lebih siap lagi, di semifinal auranya pasti beda. Komunikasi kami harus lebih bagus, saya maunya bagaimana, Owi maunya bagaimana. Harus lebih kompak lagi,” ucap Liliyana.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut