Kevin Sanjaya Sempat Frustrasi karena Gagal Main di Sektor Tunggal
JAKARTA, iNews.id – Salah satu ganda putra andalan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo ternyata pernah punya mimpi main di sektor tunggal putra. Namun asa itu sirna karena keputusan sang pelatih.
Kevin mengawali kariernya dengan menimba ilmu di PB Djarum. Pria kelahiran Banyuwangi itu bermain tunggal. Namun pelatihnya saat itu Fung Permadi melihat potensi yang dimiliknya lebih cocok di ganda.
Dari situ, Kevin dituntut untuk bermain kompak dengan pasangannya. Atlet berusia 24 tahun itu mengaku awalnya sempat terpukul mendengar keputusan tersebut, namun lama kelamaan menjadi biasa.
“Bermain tunggal impian setiap pemain bulutangkis. Seiring berjalannya waktu, saya gagal memenangkan beberapa turnamen di kategori tunggal. Pengalaman itu membuat mental saya jatuh berkali-kali. Saya bertanya-tanya apa yang salah?” kata Kevin dikutip Generationt Asia.
Potong Gaji Pemain 72 Persen, Barcelona Berhemat Rp252 Miliar
“Tapi saya percaya pelatih lebih tahu ketika mereka memindahkan ke ganda putra. Dari sana, saya mulai tumbuh dan memenangkan turnamen demi turnamen. Jalan itu tidak pernah mudah, tetapi pada akhirnya sepadan dengan semua usaha. Semua itu membawa saya seperti sekarang ini,” ujarnya.
Kini Kevin menjelema sebagai pasangan ganda putra nomor satu dunia bersama Marcus Fernaldi Gideon. Segudang gelar bergengsi dipersembahkan untuk Ibu Pertiwi antara lain All England, Asian Games, Indonesia Open dan China Open.
Selain Ronda Rousey, Ini 5 Petarung UFC Cantik yang Memikat Perhatian
“Seperti itulah rasanya bermain ganda. Anda harus saling memahami dan mengesampingkan ego. Anda harus fokus bersamaan pada setiap titik dalam game,” tuturnya.
“Itu mudah ketika kami memenangkan pertandingan secara berurutan. Tetapi ketika kalah pada turnamen pertama, kami memutuskan untuk melakukan introspeksi. Kemudian meningkatkan komunikasi satu sama lain dengan lebih baik,” ucapnya.
Editor: Abdul Haris