Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Iran Minta Maaf atas Serangan ke Negara Tetangga, tapi Tegaskan Tak Menyerah
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Timur Tengah Memanas, PBSI Pastikan Keberangkatan Atlet ke Swiss Open Aman

Jumat, 06 Maret 2026 - 23:30:00 WIB
Konflik Timur Tengah Memanas, PBSI Pastikan Keberangkatan Atlet ke Swiss Open Aman
Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja. (Foto: IG @rickysoebagdja)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja memastikan keberangkatan 16 atlet Indonesia menuju Swiss Open 2026 tidak akan terganggu konflik Amerika Serikat-Israel melawan Iran di Timur Tengah.

Ketegangan geopolitik di kawasan tersebut sempat memengaruhi lalu lintas udara internasional. Meski demikian, PBSI memastikan perjalanan tim bulu tangkis Indonesia menuju Swiss tetap berjalan sesuai rencana.

Swiss Open 2026 akan digelar di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada 10-15 Maret 2026. Turnamen tersebut menjadi salah satu agenda penting bagi para pemain Indonesia dalam rangkaian tur Eropa.

Ricky Soebagdja mengatakan seluruh atlet dalam kondisi siap menjalani perjalanan panjang menuju Swiss. PBSI juga memastikan semua persiapan perjalanan telah dilakukan secara matang.

“Kami memastikan tim Indonesia yang akan berangkat dari Jakarta menuju Swiss berada dalam kondisi aman dan siap menjalani perjalanan panjang," kata Ricky Soebagdja dalam keterangannya.

Tim Indonesia dijadwalkan bertolak dari Jakarta pada Sabtu (7/3) malam. Penerbangan akan menggunakan maskapai Turkish Airlines dengan dua jadwal keberangkatan berbeda.

"Tim dijadwalkan bertolak pada Sabtu (7/3) pukul 21.05 dan 23.45 WIB menggunakan Turkish Airlines dengan transit di Istanbul sebelum melanjutkan perjalanan dan mendarat di Basel," kata dia.


Persiapan Akhir di Basel

Setibanya di Basel, para atlet akan langsung menjalani persiapan tahap akhir menjelang turnamen Swiss Open 2026. Adaptasi dengan kondisi setempat menjadi bagian penting sebelum pertandingan dimulai.

Ricky berharap seluruh pemain dan ofisial dapat menjalani perjalanan tanpa kendala. Adaptasi yang cepat diharapkan membantu para atlet tampil maksimal di turnamen tersebut.

“Kami berharap seluruh pemain dan ofisial dapat menjalani perjalanan dengan baik, segera beradaptasi dengan kondisi di sana, dan mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi turnamen Swiss Open,” ujar dia.

Setelah Swiss Open 2026 berakhir, rangkaian tur Eropa para pemain Indonesia akan berlanjut. Para atlet dijadwalkan mengikuti Orleans Masters 2026.

Turnamen tersebut akan berlangsung pada 17–22 Maret 2026 di Palais des Sports, Orleans, Prancis. Ajang tersebut menjadi kesempatan lanjutan bagi para pemain Indonesia untuk menunjukkan performa terbaik di level internasional.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut