Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trackhouse Aprilia Bikin Kejutan, Dua Livery Siap Guncang MotoGP 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kontrak 2027 Dikejar Waktu, Marc Marquez Buka-bukaan soal Masa Depannya

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:30:00 WIB
Kontrak 2027 Dikejar Waktu, Marc Marquez Buka-bukaan soal Masa Depannya
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Ducati Media House)
Advertisement . Scroll to see content

MADONNA DI CAMPIGLIO, iNews.id – Marc Marquez terang-terangan mengungkap situasi masa depannya di MotoGP saat kontrak musim 2027 mulai dikejar waktu. Dia menyebut Ducati tetap menjadi prioritas utama dalam rencananya.

Pembalap asal Spanyol itu akan memasuki musim 2026 pada usia 33 tahun. Dia baru saja menuntaskan musim 2025 dengan dominasi kuat dan memastikan gelar juara dunia MotoGP ketujuh, sebelum cedera serius di Indonesia mengakhiri musimnya lebih cepat.

Dengan koleksi sembilan gelar juara dunia sepanjang karier, Marc Marquez kini berada di tahun terakhir kontrak dua musimnya bersama tim pabrikan Lenovo Ducati. Situasi tersebut membuat masa depannya menjadi salah satu topik terpanas di paddock.

Pada peluncuran tim MotoGP 2026 Ducati di Madonna di Campiglio, Italia, Marc Marquez mengakui keinginannya bertahan bersama pabrikan Borgo Panigale untuk dua musim tambahan.

Namun, dinamika pasar pembalap MotoGP memberi tekanan tersendiri. Banyak tim dan pabrikan mulai mengamankan kontrak 2027 lebih awal, kondisi yang menyempitkan ruang bagi pembalap untuk menunggu perkembangan proyek lain.


Ducati Jadi Opsi Utama, Waktu Jadi Tantangan

Marc Marquez menegaskan konsistensi selalu menjadi prinsip dalam kariernya. “Jika melihat perjalanan karier saya, saat saya berada di tim yang membuat saya merasa nyaman, cepat, dan semuanya berjalan baik, saya berusaha untuk tidak pindah. Tentu saja, opsi pertama saya mencoba tetap bersama Ducati, tetapi harus selangkah demi selangkah,” ujar Marquez.

Dia juga menyinggung kecenderungan kontrak yang makin cepat disepakati. “Sepertinya setiap waktu kontrak selalu ditandatangani lebih cepat. Kami sedang berdiskusi, tetapi saya perlu mengevaluasi semua hal,” ucap dia.

Minat Honda untuk membawa Marc Marquez kembali ke proyek MotoGP mereka tetap terbuka. Pabrikan asal Jepang itu menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa musim terakhir, membuat peluang reuni tidak sepenuhnya tertutup.

Meski begitu, Ducati dinilai memberi peluang paling realistis bagi Marc Marquez untuk terus bersaing di level tertinggi dan menambah gelar juara dunia dalam waktu dekat.

Marc Marquez mengaku berharap bisa menunda keputusan hingga pertengahan musim. “Saya ingin melangkah ke depan, menunggu sedikit lebih lama, dan memutuskan masa depan kami di pertengahan musim misalnya,” kata dia.

Proses komunikasi dengan berbagai pihak masih berlangsung. “Kami sedang berdiskusi, semakin dekat dengan beberapa proyek, dan kami perlu memutuskan. Memang benar para pabrikan mencoba mengambil satu pembalap dan membangun proyek mereka dari situ,” tutur Marc Marquez.

Dengan tekanan pasar pembalap yang terus meningkat, keputusan Marc Marquez terkait kontrak MotoGP 2027 kini menjadi faktor krusial yang berpotensi memengaruhi peta kekuatan kelas utama.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut