Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marc Marquez Ketar-ketir Jelang MotoGP Prancis 2026, Trauma Belum Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Awal Musim! Marc Marquez Kejar Ketertinggalan di MotoGP Prancis

Kamis, 07 Mei 2026 - 06:00:00 WIB
Krisis Awal Musim! Marc Marquez Kejar Ketertinggalan di MotoGP Prancis
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: IG @marcmarquez93)
Advertisement . Scroll to see content

LE MANS, iNews.id – Marc Marquez menghadapi tekanan besar jelang MotoGP Prancis 2026 di Circuit de la Sarthe setelah gagal meraih podium dalam empat seri awal musim.

Pembalap Ducati Lenovo Team itu kini berada di posisi kelima klasemen sementara dan tertinggal 44 poin dari pimpinan klasemen Marco Bezzecchi. Situasi ini menjadi tantangan berat bagi dia yang sebelumnya tampil dominan dalam perburuan gelar dunia.

Kondisi tersebut sangat berbeda dibanding musim lalu saat dia tampil konsisten. Sepanjang empat seri awal musim ini, dia terus kehilangan poin dari Bezzecchi, termasuk saat seri Jerez.

Di Jerez, Marquez sempat meraih kemenangan di Sprint Race, namun gagal memaksimalkan hasil di balapan utama setelah mengalami kecelakaan. Dia kemudian hanya mampu finis keempat dalam sesi tes hari Senin, di belakang tiga pembalap Aprilia.


Cuaca Jadi Ancaman

Marquez mengaku menyukai karakter lintasan Le Mans. Dia juga pernah tampil cepat di sirkuit tersebut pada musim sebelumnya bersama Desmosedici GP.

"Le Mans adalah trek yang saya sukai dan di mana saya sudah sangat cepat dengan motor tahun lalu," katanya, dikutip dari Crash.

Dia juga menyoroti potensi faktor cuaca yang bisa menjadi penentu hasil balapan.

"Akhir pekan ini akan penuh ketidakpastian, cuaca bisa memberi kejutan. Di Jerez kami bekerja dengan baik. Selain kecelakaan, kami cukup kompetitif dan pada tes hari Senin kami membuat kemajuan," ujarnya.

Prediksi cuaca menunjukkan potensi badai petir pada Sabtu dan hujan ringan pada Minggu. Kondisi ini berpotensi memengaruhi strategi tim dan performa pembalap.

Sementara itu, rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga membawa optimisme usai sesi tes. Dia merasa ada peningkatan pada aspek aerodinamika motor.

"Saya sangat puas dengan aerodinamika karena kami membuat peningkatan saat menikung. Itu yang sangat saya butuhkan musim ini dan musim lalu," tuturnya.

Dia juga mengungkap tim sedang mencari solusi untuk meningkatkan performa pengereman, meski belum menemukan hasil final.

“Kami mencoba sesuatu untuk elektronik agar membantu menghentikan motor. Kami belum menemukan solusi, tapi mungkin sudah menemukan arah yang tepat,” katanya.

Bagnaia menilai Le Mans merupakan sirkuit yang cocok dengan karakter Desmosedici GP. Namun, dia belum pernah meraih kemenangan di sana pada kelas utama dan saat ini berada di posisi kesembilan klasemen sementara.

Balapan MotoGP Prancis 2026 diprediksi berlangsung ketat dengan banyak variabel, mulai dari cuaca hingga performa motor. Marquez dan Bagnaia dituntut bangkit jika ingin kembali bersaing di papan atas.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut