Krisis Awal Musim! Marc Marquez Kejar Ketertinggalan di MotoGP Prancis
LE MANS, iNews.id – Marc Marquez menghadapi tekanan besar jelang MotoGP Prancis 2026 di Circuit de la Sarthe setelah gagal meraih podium dalam empat seri awal musim.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu kini berada di posisi kelima klasemen sementara dan tertinggal 44 poin dari pimpinan klasemen Marco Bezzecchi. Situasi ini menjadi tantangan berat bagi dia yang sebelumnya tampil dominan dalam perburuan gelar dunia.
Kondisi tersebut sangat berbeda dibanding musim lalu saat dia tampil konsisten. Sepanjang empat seri awal musim ini, dia terus kehilangan poin dari Bezzecchi, termasuk saat seri Jerez.
Di Jerez, Marquez sempat meraih kemenangan di Sprint Race, namun gagal memaksimalkan hasil di balapan utama setelah mengalami kecelakaan. Dia kemudian hanya mampu finis keempat dalam sesi tes hari Senin, di belakang tiga pembalap Aprilia.
Aprilia Akui Diuntungkan Kondisi Marc Marquez di MotoGP 2026
Marquez mengaku menyukai karakter lintasan Le Mans. Dia juga pernah tampil cepat di sirkuit tersebut pada musim sebelumnya bersama Desmosedici GP.
"Le Mans adalah trek yang saya sukai dan di mana saya sudah sangat cepat dengan motor tahun lalu," katanya, dikutip dari Crash.
Marc Marquez Diprediksi Tumbang di MotoGP 2026, 2 Pembalap Ketiban Untung
Dia juga menyoroti potensi faktor cuaca yang bisa menjadi penentu hasil balapan.
"Akhir pekan ini akan penuh ketidakpastian, cuaca bisa memberi kejutan. Di Jerez kami bekerja dengan baik. Selain kecelakaan, kami cukup kompetitif dan pada tes hari Senin kami membuat kemajuan," ujarnya.
Bezzecchi Tak Terbendung, Martín Mengancam! Persaingan MotoGP 2026 Memanas
Prediksi cuaca menunjukkan potensi badai petir pada Sabtu dan hujan ringan pada Minggu. Kondisi ini berpotensi memengaruhi strategi tim dan performa pembalap.
Sementara itu, rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga membawa optimisme usai sesi tes. Dia merasa ada peningkatan pada aspek aerodinamika motor.
Menang di Jerez, Alex Marquez Langsung Pasang Target Tinggi di Motogp 2026
"Saya sangat puas dengan aerodinamika karena kami membuat peningkatan saat menikung. Itu yang sangat saya butuhkan musim ini dan musim lalu," tuturnya.
Dia juga mengungkap tim sedang mencari solusi untuk meningkatkan performa pengereman, meski belum menemukan hasil final.
“Kami mencoba sesuatu untuk elektronik agar membantu menghentikan motor. Kami belum menemukan solusi, tapi mungkin sudah menemukan arah yang tepat,” katanya.
Bagnaia menilai Le Mans merupakan sirkuit yang cocok dengan karakter Desmosedici GP. Namun, dia belum pernah meraih kemenangan di sana pada kelas utama dan saat ini berada di posisi kesembilan klasemen sementara.
Balapan MotoGP Prancis 2026 diprediksi berlangsung ketat dengan banyak variabel, mulai dari cuaca hingga performa motor. Marquez dan Bagnaia dituntut bangkit jika ingin kembali bersaing di papan atas.
Editor: Abdul Haris