Lawan Greysia/Apriyani di Final, Chiharu Shida Berharap Didukung Fans Indonesia
NUSA DUA, iNews.id – Pebulu tangkis ganda putri Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, akan menantang wakil tanah air, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di final Indonesia Open 2021. Sebagai pasangan yang tengah naik daun, Shida berharap bisa mendapat dukungan dari fans Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Matsuyama/Shida lolos ke partai puncak usai menaklukkan wakil Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee Yu Rim di babak semifinal Indonesia Open 2021, Sabtu (27/11/2021). Mereka menang dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-19.
Ini merupakan final kedua bagi mereka di Indonesia Badminton Festival 2021, setelah pekan lalu melaju ke partai puncak Indonesia Masters 2021. Sayangnya di Indonesia Open 2021 ini, Matsuyama/Shida akan kehilangan pendukungnya karena lawan yang dihadapi adalah wakil tuan rumah, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Akan tetapi, Shida yang memiliki banyak fans di Indonesia berharap ada sedikit dukungan yang ditujukan kepada dirinya dan Matsuyama. Dia berjanji akan tampil maksimal agar mendapat dukungan yang layak dari para pecinta bulu tangkis Indonesia.
“Ya, inginnya tetap dukung saya, dukung kami. Sedikit saja dukung kami. Walaupun di kandang Indonesia dan lawannya Indonesia juga,” ungkap Shida kepada awak media di Bali International Convention Centre, Sabtu (27/11/2021).
“Intinya kami besok bakal bermain yang terbaik sehingga ada alasan orang Indonesia mau mendukung kita. Jadi tidak mengeluarkan permainan yang mengecewakan,” tambah Shida.
Sementara itu, Shida juga sudah tidak sabar untuk bertemu Greysia/Apriyani. Apalagi mereka sudah tidak lama bertemu dengan pasangan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut sejak pertemuan terakhir di Indonesia Masters 2020.
“Kita juga dari awal ikutan Indonesia Open ini memang udah ingin banget bisa masuk final di sini dan menang. Walaupun besok lawannya Greysia/Apriyani, di kandang Indonesia, kami ingin memberikan yang terbaik. Kami sudah tidak sabar menantikan laga ini,” tukas Shida.
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya