Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komunitas Motorsport Kumpul Saksikan Seri Terakhir Formula 1 GP Abu Dhabi 
Advertisement . Scroll to see content

Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Diprediksi Akan Saling Sikut di Ferrari

Rabu, 07 Februari 2024 - 02:23:00 WIB
Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Diprediksi Akan Saling Sikut di Ferrari
Lewis Hamilton (kiri) dan Charles Leclerc akan menjadi rekan satu tim di Scuderia Ferrari. (Foto: Planet F1)
Advertisement . Scroll to see content

MARANELLO, iNews.id – Kedatangan Lewis Hamilton diprediksi akan menimbulkan gejolak di Scuderia Ferrari. Dia diperkirakan akan saling sikut dengan Charles Leclerc, pembalap tim berlogo kuda jingkrak lainnya. 

Hamilton secara resmi akan menjadi pembalap Scuderia Ferrari pada musim 2025. Pembalap berusia 39 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan Mercedes AMG Petronas akhir musim ini. Kedatangan Hamilton musim depan tentu akan ‘mengusir’ Carlos Sainz, rekan setim Leclerc saat ini. 

Mantan pembalap F1 GP, Ralf Schumacher mengatakan memprediksi kehadiran Hamilton akan membuat situasi Ferrari memanas. Pasalnya, Schumacher menjelaskan, baik Leclerc maupun Hamilton merupakan pembalap yang mempunyai tekad tinggi untuk menjadi nomor satu. Di sisi lain, kedua pembalap itu juga mempunyai gaya membalap yang sangat berbeda.

“Saat Hamilton di Ferrari, dia akan berusaha mendapatkan status nomor 1, tapi menurut saya dia harus memperjuangkannya karena manajemen Leclerc. Ferrari pernah melakukan ini sebelumnya dengan status nomor 1 dan tidak diterima dengan baik oleh semua orang,” ujar Ralf Schumacher, dikutip dari Planet F1, Selasa (6/2/2024).

“Yang lebih penting adalah: apa yang diinginkan pengemudi? Lewis membutuhkan mobil yang stabil, sementara Charles dapat menangani mobil yang gugup dan masih harus dilihat siapa yang akan menang,” ucapnya.

Lebih lanjut, Schumacher juga memprediksi musim ini akan menjadi edisi yang sulit bagi Ferrari dan Mercedes. Terkhusus Mercedes, adik Michael Schumacher itu menilai Lewis Hamilton tidak akan menjadi prioritas lagi.

“Ini tahun yang sangat sulit bagi Ferrari dan Mercedes. Di satu sisi, Anda memiliki seorang pembalap yang seharusnya berlomba untuk Kejuaraan Dunia, jadi Anda harus berbagi segalanya dengannya,” kata Schumacher.

“Tetapi hanya sampai titik tertentu di musim ini karena perkembangan mobil lebih lanjut. Di Mercedes, mereka pasti akan lebih fokus pada (George) Russel,” sambungnya.

“Lewis Hamilton sangat ingin menang dan saya pikir dia telah kehilangan sedikit kepercayaan pada tim dan struktur di Mercedes dalam dua tahun terakhir. Dua tahun itu sulit,” pungkas mantan pembalap Toyota itu.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut