Lolos 16 Besar French Open 2026, Amri/Nita Malah Blak-blakan Ungkap Masalah yang Terus Berulang
PARIS, iNews.id – Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, blak-blakan mengungkap masalah yang masih menghantui permainan mereka meski berhasil lolos ke babak 16 besar French Open 2026. Amri mengakui kehilangan fokus saat mendekati kemenangan menjadi kebiasaan buruk yang harus segera dihentikan.
Amri/Nita mengamankan tiket babak 16 besar setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Jimmy Wong/Cheng Su Yin, dengan skor 22-20 dan 21-18. Pertandingan babak 32 besar tersebut berlangsung di Arena Grand Paris, Prancis, Selasa (20/10/2026).
Meski menang dua gim langsung, Amri merasa penampilan mereka belum sepenuhnya maksimal. Dia mengungkapkan kesulitan menemukan ritme permainan pada awal pertandingan sebelum akhirnya mampu mengatasi tekanan lawan.
"Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan hari ini walaupun di awal-awal masih mencari ritme yang pas, masih coba ngenakin pukulan. Setelah ambil gim pertama, kami lebih yakin di gim kedua mau main seperti apa, dari komunikasi juga lancar sampai akhir," kata Amri seusai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Amri mengungkapkan persoalan paling mengganggu justru muncul ketika mereka sudah mencapai poin penentu kemenangan. Pada situasi tersebut, konsentrasi pasangan Indonesia kerap menurun sehingga lawan mendapat kesempatan memperkecil ketertinggalan.
"Hanya saat sudah match point kami malah banyak kehilangan angka karena sedikit mengendurkan fokus dan ini jadi evaluasi ke pertandingan berikutnya, cukup sering terjadi seperti ini jadi tidak boleh terus terulang," tegas Amri.
Masalah tersebut menjadi perhatian penting menjelang babak 16 besar. Amri/Nita tidak ingin kebiasaan kehilangan poin pada momen krusial terus terjadi, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas permainan lebih tinggi.
Dalam pertandingan melawan Jimmy/Cheng, Amri/Nita harus berjuang keras mengamankan gim pertama dengan skor 22-20. Mereka kemudian tampil lebih percaya diri pada gim kedua, meski masih mendapatkan tekanan sebelum memastikan kemenangan 21-18.
Sementara itu, Nita Violina Marwah mengungkapkan arahan pelatih Nova Widianto setelah mereka menyelesaikan perjuangan di Denmark Open 2026. Nova meminta anak asuhnya melupakan hasil turnamen sebelumnya dan memulai persaingan di French Open dengan fokus baru.
"Dari Denmark Open ke French Open ini, pelatih hanya bilang untuk melupakan hasil kemarin karena tidak bisa diulang lagi. Kami di sini anggap 0-0 lagi dan terus perbaiki komunikasi," ujar Nita.
Nita menekankan komunikasi menjadi salah satu aspek terpenting dalam memperbaiki kualitas permainan mereka. Setiap persoalan di lapangan harus dibicarakan agar kedua pemain memahami kebutuhan dan strategi masing-masing.
"Mau bagaimanapun komunikasi menjadi penting, mau main apa, lagi tidak enak main, maunya seperti apa itu harus diobrolin bareng-bareng, itu yang selalu ditekankan coach Nova ke kami," jelas Nita.
Kini, Amri/Nita mengalihkan perhatian ke babak 16 besar French Open 2026. Kemenangan atas wakil Malaysia menjadi modal positif, tetapi mereka harus segera membenahi konsentrasi pada poin-poin kritis dan menjaga komunikasi agar mampu melangkah lebih jauh.
Editor: Abdul Haris