Manajer Ducati Blak-blakan Sebut Francesco Bagnaia Tak Sesuai Harapan
BOLOGNA, iNews.id – Manajer Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, blak-blakan menyebut Francesco Bagnaia tak sesuai harapan. Apalagi jika dibandingkan dengan rekannya, Marc Marquez.
Pecco - sapaan Bagnaia - mengalami awal musim yang cukup menantang. Dari lima seri yang telah berlangsung, ia baru mengamankan satu kemenangan, yakni di MotoGP Amerika Serikat.
Sebaliknya, Marc Marquez tampil gemilang dengan tiga kemenangan, menjadikannya pesaing utama dalam perebutan gelar.
Pada seri terbaru di MotoGP Spanyol 2025, Bagnaia hanya mampu finis di posisi ketiga, kalah dari Alex Marquez dan Fabio Quartararo. Hasil ini kembali memunculkan sorotan terhadap konsistensinya.
Marc Marquez Tercepat di FP2 MotoGP Spanyol 2025, Francesco Bagnaia Kecelakaan
“Pecco belum tampil sesuai harapan kami. Biasanya, ia lebih kuat di hari balapan ketimbang sesi kualifikasi, tapi sekarang performanya cenderung inkonsisten,” ujar Dall’Igna, dikutip dari Motosan, Minggu (4/5/2025).
Tak Ada Drama! Bagnaia Bongkar Suasana Garasi Ducati Usai Marquez Datang
Meski begitu, Dall’Igna tetap mengapresiasi semangat dan determinasi Bagnaia, terutama di lap-lap awal. Namun ia juga menilai sang rider kehilangan ketajaman dalam menjaga ritme balap.
“Dalam balapan, kami melihat ia kurang memiliki dorongan yang dibutuhkan untuk bertarung di level tertinggi,” lanjutnya. “Meskipun podium ketiga tetap penting dalam perburuan poin, kami sadar ada banyak hal yang harus diperbaiki.”
Pengamat MotoGP Sebut Marc Marquez Hancurkan Francesco Bagnaia
Saat ini, Bagnaia masih berada dalam persaingan gelar juara dunia. Ia menempati peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP 2025 dengan koleksi 120 poin, tertinggal 20 poin dari pemuncak klasemen Alex Marquez dan 19 poin dari Marc Marquez di posisi kedua.
Ducati dipastikan akan bekerja keras untuk mengembalikan performa terbaik Bagnaia agar tetap kompetitif di sisa musim ini.
Francesco Bagnaia Bongkar Penyebab Gagal Hentikan Dominasi Marc Marquez di MotoGP Qatar 2025
Editor: Abdul Haris