Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diogo Moreira Makin Pede usai Latihan Intens dengan Marquez Bersaudara
Advertisement . Scroll to see content

Marc Marquez Akui Belum 100 Persen jelang Tes MotoGP 2026 di Sepang

Senin, 26 Januari 2026 - 22:51:00 WIB
Marc Marquez Akui Belum 100 Persen jelang Tes MotoGP 2026 di Sepang
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: IG @marcmarquez93)
Advertisement . Scroll to see content

SEPANG, iNews.id – Marc Marquez mengakui kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya menjelang tes MotoGP 2026 di Sepang, Malaysia. Situasi ini dia prediksi bakal berdampak pada performanya terutama saat memasuki hari kedua pengujian.

Pembalap Ducati Lenovo tersebut dijadwalkan kembali turun lintasan pada tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang berlangsung pada 3–5 Februari 2026. Setelah itu, rangkaian tes berlanjut di Thailand pada 21–22 Februari 2026.

Dua agenda tersebut menjadi fase krusial bagi seluruh pembalap untuk mempersiapkan diri sebelum musim balap resmi dimulai. Namun, Marquez datang dengan kondisi fisik yang belum ideal.

Juara dunia asal Spanyol itu masih menjalani proses pemulihan cedera bahu. Cedera tersebut dia alami usai terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing pada MotoGP Indonesia, Oktober 2025 lalu.

Marquez menyebut cedera tersebut membuat daya tahannya belum stabil untuk menjalani aktivitas fisik intens dalam beberapa hari berturut-turut. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri saat menghadapi tes pramusim.

“Saya bisa berkendara dengan sangat baik di level normal selama satu hari, tetapi kemudian di hari kedua performa saya menurun drastis,” kata Marquez menatap tes di Sepang, dikutip dari Crash, Senin (26/1/2026).


Hari Kedua Jadi Tantangan Terberat

Menurut Marquez, Sirkuit Sepang dikenal sebagai salah satu trek paling menguras fisik di kalender MotoGP. Hal itu membuat transisi performa dari hari pertama ke hari kedua menjadi aspek tersulit untuk dikendalikan.

“Saya sudah memperkirakan di Malaysia, hari pertama saya akan merasa sangat baik, tetapi Malaysia adalah ujian yang sulit bagi semua orang secara fisik, dan hal yang paling sulit dikendalikan adalah dari hari pertama hingga hari kedua,” sambungnya.

Marquez mengungkapkan dia bahkan belum bisa menjalani latihan di gym secara konsisten. Program pemulihan masih menjadi prioritas utama agar kondisi bahu tidak kembali bermasalah.

Meski begitu, pembalap berusia 32 tahun itu tetap melihat progres positif dalam pemulihannya. Dia menilai kemampuan mengendarai motor dalam satu hari penuh sudah kembali ke level kompetitif.

“Tapi saya pikir kita sedang meningkat dengan cara yang baik, dan untuk berkendara selama satu hari saja, saya sudah berada di level normal saya,” tutur Marquez.

Marquez menegaskan kondisi fisik menjadi kunci utama untuk kembali kompetitif di lintasan. Menurut dia, kecepatan akan otomatis mengikuti saat tubuh berada dalam kondisi optimal.

“Itulah yang saya pahami dari cedera terakhir; jika kondisi fisik saya baik, kecepatannya akan ada,” pungkasnya.

Tes MotoGP 2026 di Sepang menjadi tolok ukur penting bagi Marquez untuk mengukur kesiapan jelang musim baru. Fokus utamanya bukan hanya kecepatan satu putaran, melainkan konsistensi fisik menghadapi jadwal balap yang padat.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut