Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 9 Kali Menang di Sachsenring, Marc Marquez Siap Bangkit di MotoGP Jerman 2026 meski Belum Fit
Advertisement . Scroll to see content

Marc Marquez Akui Masih Kesakitan, tapi Kirim Ancaman Serius Jelang MotoGP Jerman 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:00:00 WIB
Marc Marquez Akui Masih Kesakitan, tapi Kirim Ancaman Serius Jelang MotoGP Jerman 2026
Marc Marquez mengakui kondisi fisiknya belum pulih total jelang MotoGP Jerman 2026 (Foto: Crash)
Advertisement . Scroll to see content

SACHSENRING, iNews.idMarc Marquez mengakui kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih menjelang MotoGP Jerman 2026. Meski memperkirakan masih akan kesulitan di Sachsenring pada 10-12 Juli, sang juara bertahan itu menegaskan situasi kali ini berbeda dibanding saat tampil di MotoGP Belanda di Assen.

Marquez tampil jauh dari performa terbaiknya di Assen pada 26-28 Juni. Pembalap Ducati Lenovo tersebut finis keenam pada Sprint Race, lalu menyentuh garis finis di posisi keenam pada balapan utama sebelum akhirnya turun ke peringkat ketujuh akibat hukuman karena melanggar batas lintasan pada lap terakhir.

Sepanjang akhir pekan di Assen, Marquez mengaku sengaja menggunakan pendekatan yang lebih hati-hati. Dia memilih mengurangi risiko sambil terus memulihkan kondisi fisiknya setelah menjalani operasi pada Mei usai MotoGP Prancis.

Meski belum berada dalam kondisi ideal, Marquez optimistis Sachsenring akan memberikan tantangan yang berbeda. Karakter sirkuit tersebut dinilai tidak menguras tenaga sebesar Assen sehingga peluangnya untuk bersaing di barisan depan tetap terbuka.

Catatan Marquez di Sachsenring juga menjadi modal penting. Pembalap asal Spanyol itu telah mengoleksi 12 kemenangan di sirkuit tersebut, termasuk sembilan kemenangan pada kelas utama MotoGP.

Marquez Optimistis, Bagnaia Bidik Kebangkitan

Menjelang MotoGP Jerman, Marquez menjelaskan perbedaan besar yang dia rasakan dibanding seri sebelumnya.

"Di Assen kami sudah tahu sejak awal harus menggertakkan gigi dan bertahan, tetapi kami tetap mampu mengatasi situasi itu serta membawa pulang poin-poin penting untuk kejuaraan," kata Marquez dikutip dari Crash.

"Di Sachsenring situasinya berbeda. Dari sisi fisik saya tentu masih akan kesulitan, tetapi karakter lintasan ini membutuhkan energi yang lebih sedikit," ujarnya.

"Kami bisa berada dalam rombongan pembalap tercepat."

Sementara itu, rekan setim Marquez di Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, tidak memiliki rekor seimpresif pembalap Spanyol tersebut di Sachsenring.

Meski sempat memenangi MotoGP Jerman 2024 setelah Jorge Martin terjatuh saat memimpin balapan pada lap kedua terakhir, Bagnaia mengakui Sachsenring bukan salah satu lintasan favoritnya.

Bagnaia datang ke MotoGP Jerman dengan motivasi tinggi setelah mengalami akhir pekan yang mengecewakan di Assen. Pembalap Italia itu gagal finis pada balapan utama akibat masalah pengereman.

Bagnaia berharap dapat menutup paruh pertama musim dengan hasil maksimal sebelum jeda musim panas.

"Akhir pekan di Assen berjalan rumit, dan mengakhiri balapan hari Minggu dengan gagal finis benar-benar mengecewakan, terutama melihat kerja keras yang sudah dilakukan bersama tim," tuturnya.

"Sachsenring secara historis bukan salah satu lintasan favorit saya, tetapi kami menghadapi akhir pekan ini dengan tekad yang sangat besar."

"Meraih hasil bagus akan sangat penting agar kami bisa menutup paruh pertama musim dengan cara terbaik sebelum jeda musim panas."

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut