Marc Marquez Buka Suara! Ini Biang Keladi Anjloknya Performa Pecco Bagnaia di MotoGP 2025
BORGO PANIGALE, iNews.id – Performa Francesco Bagnaia belakangan ini menjadi sorotan tajam setelah gagal naik podium dalam tiga seri terakhir MotoGP 2025. Kini, Marc Marquez, rekan setimnya di Ducati Lenovo Team, mengungkap alasan utama mengapa sang juara bertahan tengah mengalami kemunduran.
Menurut Marquez, Pecco tengah dilanda krisis kepercayaan diri, yang membuatnya kesulitan menampilkan performa terbaik meski menunggangi motor yang sama dengan dirinya.
Tiga Seri, Nol Podium: Apa yang Terjadi dengan Bagnaia?
Bagnaia gagal menunjukkan taringnya dalam tiga balapan terakhir:
MotoGP Republik Ceko – Finish di posisi keempat
GP Austria – Melorot ke urutan kedelapan
GP Hungaria – Terjebak di posisi kesembilan
Sementara itu, Marquez justru mendominasi dengan meraih kemenangan di ketiga seri tersebut, semakin menegaskan ketimpangan performa antar duo Ducati.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Crash pada Selasa (2/9/2025), Marquez blak-blakan menyebut bahwa mentalitas jadi faktor kunci di balik keterpurukan Bagnaia.
“Karena saya sedang dalam kepercayaan diri tertinggi dan Pecco (Bagnaia) sedang dalam momen yang sangat mendalam tentang kepercayaan diri dan perasaan,” ungkap Marquez.
Marquez juga menyebut karakter sirkuit yang belakangan ini digelar tidak menguntungkan gaya balap Bagnaia.
“Dan ini dipadukan dengan beberapa sirkuit terkuat saya, stop-and-go, sementara sirkuit lemah Pecco adalah stop-and-go. Dia selalu banyak mengalir dan memanfaatkan kecepatan tikungan,” tambah pembalap Spanyol tersebut.
MotoGP Catalunya: Misi Kebangkitan Pecco Dimulai!
Harapan kini tertuju pada MotoGP Catalunya 2025, yang akan digelar pada 5–7 September 2025 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol.
Bagi Bagnaia, ini bisa menjadi titik balik yang dinanti. Pasalnya, pada musim lalu, ia berhasil menyapu bersih kemenangan di balapan utama dan sprint di sirkuit ini.
Akankah Pecco bangkit dari keterpurukan dan menantang kembali dominasi Marquez?
Editor: Reynaldi Hermawan