Merasa Tak Punya Masalah, Rossi Enggan Jabat Tangan Marquez
MISANO, iNews.id - Sikap Valentino Rossi yang enggan berjabat tangan dengan rivalnya Marc Marquez, saat konferensi pers di Sirkuit Misano, Kamis (6/9/2018) waktu setempat, disayangkan banyak pihak. Tetapi, pembalap Movistar Yamaha itu menganggap dirinya tidak memiliki masalah dengan lawannya jelang Grand Prix (GP) San Marino, Minggu (9/9/2018).
Rossi menganggap Marquez yang bertemu Paus Fransiskus sebelum tiba di GP San Marino, telah mendapat pencerahan dan berniat berdamai. Tetapi, rider asal Italia itu merasa tak memiliki masalah dengan juara dunia bertahan MotoGP tersebut, sehingga menolak uluran tangan Marquez. Bahkan, dia bersikap tak acuh ketika Marquez mengulurkan tangannya hingga dua kali.
“Saya minta maaf jika situasinya menjadi aneh, tetapi tampaknya Marquez baru mendapat ilham usai bertemu Paus. Maaf, tapi semua terserah saya. Pada akhirnya, hubungan antara kami tidak penting,” kata Rossi kepada GPOne.
Pembalap berusia 39 tahun itu merasa masalah antara mereka lebih baik diselesaikan di lintasan, karena dia enggan memikirkan hal lain yang tak berkaitan dengan balapan.
“Kami adalah pembalap. Tugas kami adalah tetap tenang di lintasan dan balapan bersama. Urusan yang lain hanya membuang waktu,” ujar tujuh kali juara dunia MotoGP itu.
Rivalitas antara Rossi dan Marquez memang sudah berlangsung sejak lama. Keduanya kerap bersinggungan di lintasan balap, seperti pada GP Argentina, April lalu. Meski menyatakan tak ada masalah, sikap Rossi diyakini bakal membuat pendukungnya makin mencemooh Marquez.
“Kami tak perlu berjabat tangan. Kami baik-baik saja dan tak ada masalah. Rasanya aneh jika kami harus berbaikan,” tuturnya.
Editor: Haryo Jati Waseso