Nasib MotoGP Mandalika 2027 di Tangan Presiden Prabowo
JAKARTA, iNews.id - Nasib MotoGP Mandalika setelah musim 2026 masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan belum ada kepastian perpanjangan kontrak penyelenggaraan balapan tersebut, meski Indonesia sudah masuk kalender resmi MotoGP 2027.
Pernyataan Erick muncul setelah MotoGP Indonesia 2026 sukses digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/10/2026). Berakhirnya ajang tersebut sekaligus menandai lima musim berturut-turut Indonesia menjadi tuan rumah balapan motor paling bergengsi di dunia.
Indonesia pertama kali menggelar MotoGP pada 2022. Kerja sama dengan penyelenggara kini telah memasuki akhir masa kontrak, sehingga kelanjutan balapan di Mandalika membutuhkan kepastian mengenai perpanjangan kesepakatan.
Dalam kontrak sebelumnya, Indonesia memiliki opsi memperpanjang penyelenggaraan MotoGP selama lima musim berikutnya hingga 2031. Namun, opsi tersebut belum menghasilkan kesepakatan resmi.
Erick menegaskan keputusan mengenai masa depan MotoGP Indonesia berada di tangan Presiden Prabowo. Dia berharap kepastian kelanjutan kerja sama bisa disampaikan langsung oleh kepala negara.