PB POBSI Pasang Target Besar Menuju PON 2028, Organisasi Daerah Jadi Penentu
DENPASAR, iNews.id – PB POBSI menempatkan penguatan organisasi daerah sebagai kunci menjaga pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi biliar Indonesia menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), Achmad Fadil Nasution, saat melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Bali Masa Bakti 2026–2030.
Pelantikan berlangsung di Aula Melati UPTD BKP SDM Provinsi Bali, Kamis (16/7/2026). Momentum itu sekaligus menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi dan pembinaan atlet biliar Bali menjelang PON 2028.
Achmad meminta seluruh jajaran Pengprov POBSI Bali menjaga soliditas organisasi. Dia juga menekankan pentingnya sistem pembinaan yang terarah agar prestasi pada PON sebelumnya dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan.
“Bali merupakan salah satu provinsi dengan prestasi yang sangat baik di cabang olahraga biliar. Keberhasilan meraih dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu pada PON sebelumnya menjadi modal sekaligus tantangan untuk dipertahankan,” ujar Achmad.
“Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara solid sehingga pembinaan atlet berjalan semakin optimal,” katanya.
Achmad menilai persaingan cabang olahraga biliar di antara provinsi terus meningkat. Kondisi tersebut membuat setiap daerah perlu memiliki program pembinaan yang berkesinambungan.
Program itu mencakup pengembangan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, hingga penyelenggaraan kompetisi secara teratur. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga regenerasi dan kesiapan atlet menghadapi kejuaraan nasional.
PB POBSI juga terus mendorong penambahan nomor pertandingan biliar pada PON 2028. Penambahan nomor diharapkan membuka peluang lebih besar bagi atlet daerah untuk meraih prestasi.
Pelantikan Pengprov POBSI Bali turut dihadiri Sekretaris Umum KONI Bali I Ketut Jagrasunu, mantan Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, serta pengurus dan insan olahraga biliar Bali.
Ketua Umum Pengprov POBSI Bali dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp.KK menyatakan siap melanjutkan program pembinaan pada periode keduanya.
Regenerasi atlet menjadi fokus utama kepengurusan POBSI Bali periode 2026–2030. Program tersebut disiapkan untuk menjaga daya saing Bali di tingkat nasional sekaligus melanjutkan capaian dua emas, dua perak, dan satu perunggu pada PON sebelumnya.
PB POBSI optimistis sinergi antara pengurus pusat, pengurus provinsi, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat perkembangan olahraga biliar Indonesia.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak prestasi membanggakan, baik pada kejuaraan nasional maupun internasional.
Editor: Abdul Haris