Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Juara Umum di Thailand Masters 2026, PBSI Belum Puas
Advertisement . Scroll to see content

PBSI Siaga Penuh, Daniel Marthin Pulih Cedera dan Opsi Tandem Disusun

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:31:00 WIB
PBSI Siaga Penuh, Daniel Marthin Pulih Cedera dan Opsi Tandem Disusun
PBSI mengungkap kondisi Daniel Marthin usai cedera lutut dan memastikan federasi telah menyiapkan tandem baru untuk sektor ganda putra. (Foto: Instagram/@daniel.marthin)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kondisi Daniel Marthin menjadi sorotan setelah PBSI memastikan pemulihan sang pemain berjalan baik sekaligus menyiapkan tandem baru sebagai langkah antisipasi.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, membeberkan perkembangan terkini ganda putra andalan Indonesia tersebut. Daniel diketahui mengalami cedera lutut saat membela Indonesia di Sudirman Cup 2025.

Cedera itu memaksa pemain berusia 24 tahun tersebut menjalani operasi dan absen cukup lama dari kompetisi internasional. Proses pemulihan pun dilakukan secara bertahap demi memastikan kondisinya benar-benar siap kembali.

Eng Hian mengungkap kondisi Daniel kini sudah jauh membaik. Namun, PBSI memilih bersikap hati-hati dengan belum menurunkannya ke pertandingan resmi.

“Daniel (Marthin) kondisinya sudah baik. Cuma saya masih belum bisa me-release Daniel ke pertandingan karena masih ada beberapa gerakan itu yang dia masih tertahan,” kata Eng Hian di Jakarta, dikutip Jumat (30/1/2026).

Trauma Jadi Pertimbangan Utama

Eng Hian menjelaskan secara medis Daniel sudah dinyatakan sembuh oleh tim kesehatan. Meski demikian, faktor psikologis masih menjadi perhatian serius federasi.

“Secara overall kelihatan dari latihan juga sakitnya dari tim medis pun sudah menyatakan sudah sembuh. Cuma kan pasti ada trauma ini. Trauma ini yang saya enggak mau kebawa di jangka panjangnya,” ucapnya.

Dia menilai masih ada sejumlah gerakan spesifik yang dilakukan Daniel dengan menahan diri. Situasi tersebut dinilai berisiko jika dipaksakan tampil di pertandingan.

“Jadi kita hilangkan dulu di latihan, sampai benar-benar kita melihat dari mata pelatih itu gerakannya sudah semuanya normal. Ini ada beberapa gerakan, poin gerakan itu yang dia masih nahan. Kita enggak mau. Kalau kita paksakan pertandingan, nantinya pasti akan ada trauma panjang,” tambah Eng Hian.

Selama Daniel menjalani pemulihan, pasangan tetapnya, Muhammad Shohibul Fikri, sempat dipasangkan dengan Fajar Alfian. Saat itu, Muhammad Rian Ardianto berhalangan tampil karena urusan keluarga.

Di luar dugaan, duet Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri tampil impresif. Mereka merebut gelar China Open 2025 dan melaju hingga BWF World Tour Finals, sehingga PBSI memutuskan mematenkan pasangan tersebut.

Situasi ini membuat PBSI bergerak cepat menyiapkan opsi baru untuk Daniel. Eng Hian mengonfirmasi federasi telah menyiapkan beberapa skenario pasangan bagi pemain kelahiran Jakarta itu.

"Sudah, sudah (ada tandemnya). Kami sudah siapkan A, B, C, D," pungkas Eng Hian.

Langkah ini menunjukkan kesiapan PBSI menjaga stabilitas sektor ganda putra sekaligus memastikan Daniel Marthin kembali ke lapangan dalam kondisi fisik dan mental optimal.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut