Pelajar Ini Super Semangat Nonton FIBA World Cup 2023 di Indonesia Arena, Sampai Sakit Tenggorokan
JAKARTA, iNews.id – Euforia FIBA World Cup 2023 sedang dirasakan masyarakat Tanah Air. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berbondong-bondong menyaksikan pagelaran Piala Dunia Bola Basket di Indonesia Arena, Jakarta itu.
Para pelajar dari berbagai sekolah di Jakarta turut menyaksikan para bintang-bintang basket dunia yang tampil di Indonesia Arena. Dari pantauan iNews.id di lokasi pada Selasa (29/8/2023), ratusan siswa dan siswi memadati tribune stadion berkapasitas 16.500 penonton itu untuk menonton laga antara Prancis kontra Lebanon.
Dengan semangat, para pelajar memberikan semangat kepada tim yang berlaga. Mereka bersorak-sorai ketika kedua tim mencetak poin.
Selain itu, mereka juga sangat bergairah ketika mengikuti gimmick-gimmick lucu yang muncul di jumbotron. Meski datang dengan seragam sekolah masing-masing, mereka seakan mewakili semangat persatuan masyarakat Indonesia.
Shin Tae-yong dan Timnas U-17 Tonton FIBA World Cup 2023 di Indonesia Arena
Salah satu pelajar yang turut menonton laga tersebut adalah Asyla. Murid kelas 10 SMAN 27 Jakarta itu mengaku sangat senang bisa menyaksikan langsung FIBA World Cup 2023.
Deretan Gaya Unik Suporter Latvia di FIBA World Cup 2023, Mana yang Paling Keren?
“Seru banget, serius seru banget, pertandingannya seru banget gitu lho. Kita ganti-ganti dukungnya Prancis, Lebanon, Prancis Lebanon, eh akhirnya Prancis yang menang, padahal yang banyak pendukungnya Lebanon,” kata Asyla bersama dua orang temannya, Shella dan Araya, kepada iNews.id, saat ditemui selepas laga, Selasa (29/8/2023).
Araya pun mengatakan dirinya sangat menikmati suasana meriah yang dimenangkan Prancis dengan skor 85-79 itu. Bahkan, dirinya mengaku sakit tenggorokan karena terlalu bersemangat berteriak untuk memberikan dukungan.
FIBA World Cup 2023 Hari Ini: Kanada Vs Latvia, Live di iNews!
“Suasananya juga seru banget, asyik banget, teriak-teriak sampai sakit tenggorokan dukung negara orang,” ujar Araya.
Editor: Reynaldi Hermawan