Pelayanan dan Fasilitas Buruk, SEA Games 2019 Dihujani Sindiran oleh Netizen Indonesia
JAKARTA, iNews.id – Persiapan SEA Games 2019 terus menjadi sorotan. Baru-baru ini beragam kritik muncul di media sosial karena buruknya pelayanan dan fasilitas yang disediakan Filipina selaku tuan rumah.
Tanda pagar (tagar) #SEAGames2019fail ramai berseliweran di Twitter. Lebih dari 20 ribu cuitan dibagikan oleh netizen sehingga menjadi trending topic nomor dua di Indonesia.
“Ini mau konferensi pers atau anak-anak KKN mau sosialisasi?” tulis akun @dwiilhamp29 yang kecewa melihat ruang konferensi pers di Stadion Rizal Memorial.
Pada foto yang sempat viral tersebut, ruang konfrensi pers memang terlihat memprihatinkan. Bagian tembok belum dicat dan hanya tersedia beberapa bangku plastik.
Selain itu ruang ganti pemain juga belum diselesaikan dari proses renovasi. Beberapa bagian masih berantakan sehingga tak layak ditempati baik sebelum maupun setelah pertandingan.
Banyak netizen yang menyindir The Philippine Southeast Asian Games Organizing Committee (PHISGOC) selaku panitia penyelenggara. Mereka puas karena pada 2011 lalu Filipina sempat mengeluh dengan penyelenggaraan SEA Games di Indonesia.
“Karma itu indah pada waktunya,” cuit @_itsaudy sambil memamerkan foto SEA Games 2011 dan 2019.

Soal pelayanan, kekecewaan dirasakan sejumlah tim termasuk Indonesia. Skuat asuhan Indra Sjafri tidak mendapat bus jemputan saat ingin berangkat latihan. Alhasil, para pemain harus jalan kaki dari hotel ke lapangan yang berjarak sekitar 1,1 km.
Editor: Bagusthira Evan Pratama