MELBOURNE, iNews.id - Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, menghadapi GP Australia 2023 sebagai juara bertahan. Namun, dia ragu dapat mengulang prestasinya pada F1 2023.
Pada GP Australia 2022 silam, Leclerc mampu tampil dominan. Dia merebut pole position, fastest lap dan menjadi pemenang. Tak heran, performanya bakal menjadi perhatian.
Hasil Pro Futsal League Indonesia 2025-2026: Nanzaby Family Cukur Moncongbulo FC 4-2, Fafage Banua Kalahkan Bintang Timur 5-4
Hanya saja, Leclerc justru menghadapi GP Australia 2023 dengan penuh tanda tanya. Performa mobil Ferrari andalannya jauh dari harapan dan diperkirakan bakal kesulitan untuk bersaing.
“Tahun ini kami tidak datang dengan situasi yang sama seperti musim lalu. sudah jelas jika performa kami tidak sebagus tahun lalu. Saya pikir tidak akan ada keajaiban pada akhir pekan ini,” kata Leclerc dikutip racing News 365, Kamis (30/3/2023).
Menang GP Bahrain, Max Verstappen Optimistis Hadapi F1 2023
Pembalap berpaspor Monako tersebut menilai kecepatan saat balapan yang menjadi perhatian utama. Karena dia merasa mobilnya sulit dikendalikan, ketika situasi tidak ideal.
Sergio Perez Ancam Tolak Bantu Max Verstappen, Ada Apa?
Walau demikian, bukan berarti Leclerc tak punya harapan sama sekali. Dia merasa kecepatan saat kualifikasi cukup menjanjikan. Kini, dia harus bekerja untuk memaksimalkan performa saat balapan.
“Saya pikir kecepatan kualifikasi kami sudah cukup bagus sejak awal musim. Tetapi, kami harus fokus pada saat balapan. Karena itu adalah saat mobil kami kepayahan. Ketika dalam kondisi tepat, kami dapat memaksimalkan performa,” ujarnya.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan