Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jonatan Christie Bangkit Dramatis! Libas Jason Teh dan Lolos ke 16 Besar All England 2026
Advertisement . Scroll to see content

Perang Saudara di All England 2026! Dua Ganda Campuran Indonesia Dipaksa Saling Jegal

Rabu, 04 Maret 2026 - 23:20:00 WIB
Perang Saudara di All England 2026! Dua Ganda Campuran Indonesia Dipaksa Saling Jegal
Dua ganda campuran Indonesia, Jafar/Felisha dan Amri/Nita, harus saling berhadapan di babak 16 besar All England 2026 (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

BIRMINGHAM, iNews.id - All England 2026 menghadirkan duel panas sesama wakil Indonesia setelah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sama-sama lolos ke babak 16 besar dan dipastikan saling berhadapan.

Dua pasangan ganda campuran Indonesia tersebut mengamankan tiket 16 besar usai menang meyakinkan pada laga Rabu (4/3/2026). Hasil itu justru memunculkan skenario perang saudara yang tak terhindarkan di turnamen bulu tangkis tertua dunia tersebut.

Jafar/Felisha tampil solid saat menyingkirkan wakil China, Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying, lewat pertarungan dua gim 24-22 dan 21-13. Mereka sempat mendapat tekanan di gim pertama, namun mampu menjaga fokus hingga menutup laga dengan kemenangan penting.

Sementara itu, Amri/Nita menunjukkan performa konsisten ketika menghadapi utusan Jerman, Marvin Seidel/Nguyen Thuc Phuong. Mereka menang dua gim langsung 21-17 dan 21-14, sekaligus memastikan langkah ke fase berikutnya.

Hasil tersebut membuat dua pasangan Merah Putih dipaksa saling sikut demi satu tiket perempatfinal. Situasi ini muncul setelah adanya perubahan undian yang membuat jalur pertandingan berubah.

Undian Berubah, Tiket Perempatfinal Jadi Milik Salah Satu

Felisha tidak menutupi kekecewaannya terkait perubahan undian. Dia menyayangkan situasi yang membuat mereka harus bertemu rekan senegara lebih cepat dari yang diperkirakan.

"Sayang memang saat undian berubah, kami langsung harus ketemu teman sendiri di 16 besar," tutur Felisha dilansir dari rilis resmi PBSI, Rabu (4/3/2026).

Dia menilai, jika bagan tetap seperti awal, peluang kedua pasangan untuk melangkah lebih jauh terbuka lebar. Namun realitas di lapangan berbeda.

"Kalau seperti undian awal kan mungkin bisa sama-sama lolos dan maju sampai seterusnya. Kalau besok, salah satu pasti harus kalah," sambungnya.

Di sisi lain, Jafar memilih fokus pada evaluasi permainan. Dia mengaku bersyukur mampu menyelesaikan laga tanpa cedera, meski performanya belum sepenuhnya maksimal.

"Pertama, alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan menang juga hari ini. Tapi memang mainnya masih belum 100%. Masih banyak yang harus diperbaiki apalagi melihat di gim pertama (melawan Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying) tadi," kata Jafar.

Dia menambahkan performa di gim kedua lebih terkontrol setelah mengamankan gim pertama. "Di gim kedua karena sudah ambil gim pertama jadi lebih enak, lebih bisa atur temponya, lebih tahu bola-bolanya akan diarahkan kemana," pungkasnya.

Pertemuan Jafar/Felisha kontra Amri/Nita dipastikan mengunci satu tempat Indonesia di perempatfinal All England 2026. Namun di sisi lain, satu pasangan Merah Putih harus angkat koper lebih cepat di Birmingham.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut