Perjuangkan Nasib Shalfa Avrila Siani, KONI Kediri Lapor Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Reynaldi Hermawan, Antara ยท Jumat, 29 November 2019 - 16:27 WIB
Perjuangkan Nasib Shalfa Avrila Siani, KONI Kediri Lapor Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

KONI Kediri akan lapor Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memperjuangkan nasib pesenam Tanah Air Shalfa Avrila Siani yang dipulangkan dari pelatnas untuk SEA Games 2019. (Foto: ANTARA)

KEDIRI, iNews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri memperjuangkan nasib pesenam Tanah Air Shalfa Avrila Siani yang dipulangkan dari pelatnas untuk SEA Games 2019 akibat tidak perawan. Ketua KONI Kediri Maria Karangora mengadukan kasus tersebut ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa agar bisa cepat temukan jalan keluar.

Maria mengungkapkan, pihaknya kini tengah mencari keadilan untuk Shalfa yang merupakan warga kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Pasalnya, nama baik sang atlet tentu tercemar dengan adanya kabar tersebut.

Kuasa hukum yang disiapkan KONI juga punya bukti untuk membantah tuduhan tidak perawan kepada Shalfa. Hal itu didukung dengan surat hasil pemeriksaan rumah sakit.

“Kami sudah koordinasikan masalah ini. Kami juga membawa kuasa hukum untuk memperjuangkan masalah ini. Besok dibantu pengacara, kami akan temui Ibu Khofifah,” kata Maria dikutip Antara, Jumat (29/11/2019).

“Kami tidak terima dan berusaha mencari penjelasan. Pengacara juga sudah melayangkan surat ke Presiden Joko Widodo,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto mengklaim kalau pemulangan Shalfa bukan dikarenakan masalah tidak perawan melainkan performa sang atlet yang jauh di luar ekspektasi.

“Tidak betul ada pemulangan paksa pelatih Persani (Persatuan Senam Seluruh Indonesia). Yang benar, atlet tersebut indisipliner dan kurang fokus, jadi berdampak pada prestasinya yang menurun, sehingga diputuskan tidak disertakan di SEA Games,” tuturnya.


Editor : Haryo Jati Waseso