Putri KW Naik Pangkat di Polri usai Sumbang Medali SEA Games 2025
JAKARTA, iNews.id – Putri Kusuma Wardani mendapat kenaikan pangkat di Kepolisian Republik Indonesia (Polri) setelah sukses mempersembahkan medali pada SEA Games 2025. Pencapaian tersebut mempertegas statusnya sebagai atlet sekaligus anggota Polri berprestasi.
Putri KW tampil gemilang di ajang multi-event tersebut dengan meraih medali perak pada nomor tunggal putri serta medali perunggu dari nomor beregu. Raihan itu berujung apresiasi khusus dari institusinya.
Atlet berusia 23 tahun tersebut mengungkapkan proses kenaikan pangkat berlangsung langsung dari pimpinan tertinggi Polri.
“Alhamdulilah kemarin dapat perak dan perunggu di SEA Games. Tanggal 14 Januari kemarin saya di India itu ada acara dari bapak Kapolri sendiri untuk menaikan pangkat luar biasa untuk rekan-rekan dan saya juga di instansi Polri,” kata Putri usai tampil di 32 besar Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Dengan apresiasi tersebut, Putri kini resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Satu atau Briptu. Status baru ini menjadi suntikan semangat tambahan dalam perjalanan kariernya sebagai atlet nasional.
“Sekarang jadi Briptu. Pastinya saya akan terus berjuang tidak hanya di Indonesia saja. Saya ingin mengharumkan instansi Polri di setiap negara,” ujarnya.
Kenaikan pangkat ini datang di tengah padatnya agenda turnamen Putri KW. Saat ini, dia menjadi andalan tunggal putri Indonesia pada Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di Istora Senayan.
Putri melangkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun, dengan skor meyakinkan 21-15, 21-15 pada babak 32 besar, Rabu (21/1/2026).
Hasil tersebut menjaga asa Putri untuk melangkah lebih jauh di turnamen level tinggi yang digelar di hadapan publik sendiri. Dukungan penonton menjadi faktor penting dalam menjaga motivasinya.
Indonesia Masters 2026 adalah turnamen ketiga Putri di bulan ini. Dua pekan sebelumnya, Putri tampil di Malaysia Open (super 1000) dan India Open (super 750). Putri finis di babak perempat final di kedua turnamen ini.
Meski menghadapi jadwal kompetisi padat, Putri memilih menjaga fokus dan kondisi fisik. Dia mengakui rangkaian turnamen besar belakangan cukup menguras tenaga.
“Setelah turnamen di Super 1000 dan Super 750 dengan lawan yang tidak mudah membuat saya lelah. Tapi saya harus bisa mengendalikan pikiran dan badan agar bisa recovery,” ucapnya.
Putri berharap kombinasi prestasi internasional dan dukungan penuh institusi menjadi modal penting untuk terus bersaing di level elite. Dia berambisi menjaga performa demi mengharumkan nama Indonesia dan Polri di kancah dunia.
Editor: Abdul Haris