Quartararo Gak Masalah Start di Posisi 6 di MotoGP Aragon: Saya Punya Kecepatan
ALCANIZ, iNews.id- Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo tak masalah start dari posisi 6 di MotoGP Aragon 2022. Dia yakin mampu bersaing dengan kecepatan motornya.
MotoGP Aragon akan berlangsung Sirkuit Motorland Aragon, Minggu (18/9/2022). Quartararo sempat menunjukkan penampilan bagus di latihan bebas keempat (FP4).
Namun dia gagal mempertahankan performa apiknya di sesi kualifikasi dan membuatnya kalah bersaing dengan para pembalap Ducati.
Pembalap asal Prancis itu pun harus puas memulai balap dari posisi keenam, setelah mencatatkan waktu 1 menit 46.802 dan tertinggal +0.733 dari peraih pole position, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).
Joan Mir Mundur dari MotoGP Aragon 2022, Ini Alasannya
Walau demikian, Quartararo sudah mengetahui apa yang menyebabkannya kehilangan kecepatan. Hanya saja, dia menang masih sedikit ragu dapat langsung membenahinya.
“Kami tahu dimana waktu yang menghilang. Tetapi, itu bukan sesuatu yang dapat kami ubah sesegera mungkin. Namun, saya akan memberikan 100 persen,” kata Quartararo di laman resmi Yamaha.
Hasil FP3 MotoGP Aragon 2022: Jack Miller Tercepat, Marc Marquez Crash
Quartararo menyebut dia membuat beberapa kesalahan saat kualifikasi. Namun, dia merasa tidak akan banyak berubah, walau melakukan putaran kualifikasi tanpa kesalahan.
Marquez Senyum-senyum Terus saat Latihan Bebas MotoGP Aragon 2022, Ada Apa?
“Saya sempat kehilangan kendali roda depan di tikungan kedua. Hanya itu kesalahan yang saya buat. Saya kehilangan waktu saat mencatatkan putaran, namun sepertinya tidak banyak berpengaruh. Saya membuat waktu kedua, namun hasilnya hampir serupa,” ujarnya.
Meski begitu, Quartararo masih optimistis dapat bersaing merebut kemenangan. Dia menganggap kecepatan motor Yamaha YZR-M1 miliknya di Sirkuit Aragon cukup menjanjikan.
Nonton MotoGP Aragon Live di Vision+, Simak Jadwal Balapan Lengkap di Sini
“Posisi keenam adalah hasil yang terbaik. Sangat disayangkan, karena saya sangat senang dengan kecepatannya. Saya merasa begitu nyaman dan memiliki kecepatan untuk bersaing merebut kemenangan. Tetapi, keadaan menjadi sulit sata berada di belakang rival,” tutur Quartararo.
Editor: Ibnu Hariyanto