Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenpora Apresiasi Prestasi Fantastis Atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Advertisement . Scroll to see content

Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Peringkat Kedua ASEAN Para Games 2025

Senin, 26 Januari 2026 - 23:22:00 WIB
Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Peringkat Kedua ASEAN Para Games 2025
Kontingen Indonesia menutup ASEAN Para Games 2025 dengan torehan 135 medali emas dan memastikan posisi runner-up klasemen akhir. (Foto: Youtube IMSPORT TV)
Advertisement . Scroll to see content

NAKHON RATCHASIMA, iNews.id - Indonesia menutup ASEAN Para Games 2025 dengan torehan 135 medali emas dan memastikan posisi runner-up klasemen akhir, capaian yang melampaui target awal kontingen Merah Putih.

Kontingen Indonesia mengakhiri ajang multievent olahraga disabilitas Asia Tenggara ini dengan total 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Hasil tersebut cukup untuk mengunci peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali.

Sejak awal keberangkatan ke Thailand, Indonesia menargetkan finis di posisi tiga besar. Target tersebut dinilai realistis menyusul mundurnya partisipasi Kamboja serta absennya sejumlah nomor unggulan Indonesia di ajang ini.

Kontingen yang dipimpin Reda Manthovani awalnya dibebani target 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Namun, performa para atlet sepanjang sepekan pertandingan menghasilkan capaian jauh di atas proyeksi.

Sejumlah cabang olahraga tampil menonjol. Para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan koleksi 44 emas, 39 perak, dan 23 perunggu. Cabor para renang berada di urutan berikutnya lewat raihan 29 emas, 37 perak, dan 20 perunggu.

Cabor para bulu tangkis juga melampaui target dengan sumbangan 12 emas, 9 perak, dan 7 perunggu. Sementara para angkat berat mendulang 9 emas dan 4 perak. Para judo menjadi satu-satunya cabor yang menyapu seluruh nomor dengan koleksi 7 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.

Tambahan medali signifikan datang pada hari terakhir dari cabor para catur. Bertanding di Auditorium Nakhon Ratchasima Rajabhat University, Minggu (25/1/2026), tim para catur Indonesia menambah pundi-pundi medali dari sejumlah partai final.

Secara keseluruhan, para catur Indonesia menyumbangkan 9 emas, 22 perak, dan 7 perunggu di ASEAN Para Games edisi ke-13 ini. Salah satu atlet paling menonjol ialah Aisah Wijayanti Putri Brahmana.

Pada edisi kali ini, Putri meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Capaian tersebut melampaui target pribadinya yang semula membidik dua emas. Pada edisi sebelumnya di Kamboja, dia membawa pulang dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

“Awalnya, cukup sulit untuk mengalahkan lawan-lawan di cabor para catur ini. Apalagi, saya dan teman-teman sempat kesulitan mendapatkan emas. Kami hanya bisa mendapatkan satu emas. Namun, karena berjuang dan berusaha, Alhamdulillah akhirnya kami bisa mendapatkan emas dari nomor cepat dan kilat,” kata Putri, Minggu (25/1/2026) malam.

Perjalanan Putri menuju podium tidak mudah. Selama masa persiapan, dia harus meninggalkan buah hatinya yang lahir pada Agustus 2025 demi menjalani pemusatan latihan nasional.

“Selama Pelatnas, saya harus menitipkan anak saya ke orang tua. Oleh karena itu, saya ingin mempersembahkan catatan medali ini untuk anak saya. Rasanya sangat sedih meninggalkan anak yang baru lahir. Namun, demi Indonesia, saya harus berjuang,” kata dia.

Pelatih para catur Indonesia, Tedy Wiharto, mengungkapkan persaingan di ASEAN Para Games 2025 berlangsung ketat. Dia menilai Vietnam dan Filipina menjadi pesaing terberat di cabor para catur.

“Dari evaluasi kami, para atlet dari Vietnam dan Filipina menjadi pesaing terberat kami di ASEAN Para Games 2025. Mereka terlihat lebih siap dan sudah semakin berkembang. Saya mengapresiasi atlet kami yang sudah berjuang keras,” ujar Tedy.

Tedy berharap para atlet menjaga konsistensi latihan setelah ajang ini. Sejumlah single event telah menanti, sehingga proses pembinaan tidak boleh terputus.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan dan doanya. Selain itu, kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora, NPC, tim CdM yang sudah mendukung kami di ASEAN Para Games ini,” ucap dia.

Rencananya, rombongan kontingen Indonesia akan kembali ke Tanah Air pada Selasa (27/1/2026). Jendi Pangabean dan rekan-rekan dijadwalkan pulang menggunakan pesawat carter dalam dua kloter melalui penerbangan langsung dari Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok menuju Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut