Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sean Gelael Incar Perpisahan Manis dengan United Autosports di FIA WEC 2025 Bahrain
Advertisement . Scroll to see content

Sean Gelael Harus Kerja Keras di F2 Austria

Sabtu, 30 Juni 2018 - 09:30:00 WIB
Sean Gelael Harus Kerja Keras di F2 Austria
Sean Gelael (Foto: http://sean-gelael.com)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pembalap Indonesia yang memperkuat tim Pertamina Prema Theodore Racing, Sean Gelael harus bekerja keras pada balapan feature Formula 2 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Sabtu (30/6/2018), setelah harus mengawali balapan dari posisi 15.

Berdasarkan data yang dihimpun media dari laman resmi Formula 2, pembalap yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia itu dalam kualifikasi di tempat yang sama, Jumat (29/6) hanya membukukan catatan waktu satu menit 14.363 detik.

Untuk posisi terdepan ditempati pebalap tim ART Grand Prix, George Russel setelah mengukir waktu terbaiknya satu menit 13.541 detik. Rekan satu tim Sean, lebih beruntung karena bakal start posisi sembilan dengan hasil kualifikasi satu menit 14.171 detik.

“Tentu kami harus berjuang keras untuk kembali meraih poin. Kami menjalani sesi kualifikasi yang sulit dan hasilnya kurang menguntungkan. Walau demikian, kami akan tetap berusaha dan fokus untuk bisa menembus posisi sepuluh besar," kata Sean dalam keterangan resminya.

Hal senada juga diungkapkan Nyck De Vries. Pembalap asal Belanda itu mengaku akan berusaha semaksimal mungkin mengingat pada balapan sebelumnya mampu menjadi yang terbaik.

“Seperti biasa kami akan berjuang pada balapan sesungguhnya. Kita akan lihat di mana posisi kami pada akhir balapan nanti,” kata De Vries.

Pembalap Tim Pertamina Prema Racing masih konsisten menyumbang poin di setiap balap, baik melalui Sean maupun De Vries. Pekan lalu, tim Pertamina Prema mendapatkan hasil terbaik dengan menempatkan De Vries di podium utama pada balapan sprint di Sirkuit Paul Ricard, Prancis.

Balapan sebelumnya, Sean juga tampil mengejutkan dengan menempati posisi kedua pada balapan jalan raya di Monako. Pembalap berusia 21 tahun ini finis kedua sekaligus mendapatkan podium pertamanya musim ini.

Untuk balapan di Red Bull Ring, kedua pebalap sudah sama-sama mengenal karakter sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,318 kilometer. Sean juga pernah naik podium di sirkuit ini pada musim balap 2016 dengan finis di posisi kedua.

Sirkuit ini memiliki tantangan yang cukup kuat dengan sepuluh tikungan dan kontur sirkuit yang bervariasi menanjak dan menurun. Untuk balapan feature, pebalap harus menempuh jarak sekitar 172.594 kilometer.
Sementara untuk balapan sprint jaraknya sekitar 120,778 kilometer.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut