Sejarah! Albert Januarta Cetak Golden Break pada Debutnya di Reyes Cup 2026
MAKATI, iNews.id – Albert Januarta langsung mencuri perhatian dalam debutnya bersama Team Asia di Roobet Reyes Cup 2026. Atlet biliar Indonesia berusia 17 tahun itu mencetak golden break saat menghadapi Team Rest of the World di Makati Coliseum, Filipina, Kamis (15/10/2026).
Aksi Albert menjadi salah satu momen penting dalam kemenangan Team Asia dengan skor 5-3 pada pertandingan pembuka format beregu. Penampilannya semakin istimewa karena dia tercatat sebagai pemain termuda yang pernah memperkuat Team Asia sepanjang sejarah Reyes Cup.
Namun, debut bersejarah Albert belum mampu membawa Team Asia menguasai persaingan hari pertama. Setelah sempat memimpin 2-0, tim yang dihuni para pemain elite Asia tersebut harus puas mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2 melawan Team Rest of the World.
Albert sendiri menjalani dua pertandingan pada hari pembuka. Dia ikut mengantarkan Team Asia meraih kemenangan pada laga beregu, tetapi kemudian harus menerima kekalahan saat berpasangan dengan AJ Manas dalam pertandingan ganda terakhir.
Meski hasil akhir belum sepenuhnya berpihak kepada Team Asia, penampilan Albert tetap menjadi pencapaian penting bagi biliar Indonesia. Pada usia yang masih sangat muda, dia sudah mendapatkan kesempatan menghadapi pemain kelas dunia dalam kompetisi beregu internasional.
Pertandingan pembuka mempertemukan Team Asia dengan Team Rest of the World dalam format beregu. Duel berlangsung ketat sebelum Team Asia berhasil mengamankan kemenangan 5-3.
Albert memberikan kontribusi melalui golden break, yakni pukulan pembuka yang langsung memasukkan bola sembilan secara sah untuk memenangi satu gim. Aksinya membantu Team Asia berada di ambang kemenangan sebelum Carlo Biado memastikan hasil akhir pertandingan.
Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman istimewa bagi Albert. Pemain berusia 17 tahun itu tidak hanya mencatat debut dalam turnamen bergengsi, tetapi juga memperlihatkan kemampuannya bersaing bersama deretan atlet biliar papan atas.
Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, memberikan apresiasi terhadap kesempatan yang diperoleh Albert. Dia menilai partisipasi atlet muda Indonesia tersebut menjadi pencapaian membanggakan sekaligus modal berharga untuk menghadapi persaingan internasional.
"Keikutsertaan Albert di Reyes Cup merupakan kebanggaan bagi Indonesia. Di usia yang masih muda, dia sudah mendapat kesempatan untuk bersaing bersama pemain-pemain terbaik Asia. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal penting bagi perkembangan kariernya dan memotivasi atlet-atlet biliar Indonesia lainnya untuk terus berjuang meraih prestasi di tingkat internasional," ujar Achmad Fadil Nasution.
PB POBSI berharap kesempatan tersebut membantu Albert mengembangkan kemampuan teknis, memperkuat mental bertanding, dan memahami persaingan dalam pertandingan beregu di level dunia.
Setelah kemenangan pada pertandingan pembuka, Team Asia kembali menunjukkan performa meyakinkan melalui pasangan Carlo Biado dan Robbie Capito.
Keduanya berhasil mengalahkan Joshua Filler dan Aleksa Pečelj dengan skor telak 5-1. Hasil tersebut membawa Team Asia unggul 2-0 sekaligus memperbesar peluang menguasai hari pertama Reyes Cup 2026.
Namun, Team Rest of the World mulai bangkit pada pertandingan berikutnya. Francisco Sánchez Ruiz sukses menundukkan Duong Quoc Hoang dengan skor 5-1 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Kebangkitan Team Rest of the World berlanjut pada pertandingan keempat. Pasangan Fedor Gorst dan Shane Van Boening berhasil mengatasi perlawanan AJ Manas dan Albert Januarta dengan skor 5-1.
Kekalahan tersebut membuat keunggulan Team Asia akhirnya hilang. Kedua tim menutup hari pertama, Kamis (15/10/2026), dengan kedudukan sama kuat 2-2 setelah masing-masing mengumpulkan dua kemenangan.
Bagi Albert, kekalahan dalam pertandingan ganda menjadi bagian dari proses pembelajaran menghadapi tekanan kompetisi internasional. Dia memperoleh pengalaman dalam dua situasi berbeda, yakni merasakan kemenangan bersama tim dan menghadapi kekalahan dari pasangan lawan yang tangguh.
PB POBSI memandang keikutsertaan Albert di Reyes Cup 2026 sebagai kesempatan untuk meningkatkan jam terbang sekaligus memperkuat kesiapan atlet muda Indonesia menghadapi pemain terbaik dunia.
Pengalaman berkompetisi bersama para pemain elite Asia juga diharapkan menjadi bekal bagi Albert dalam mengembangkan kariernya. Selain kemampuan teknis, pertandingan semacam ini memberikan kesempatan untuk memperdalam pemahaman strategi dan kerja sama tim.
PB POBSI turut mengajak masyarakat Indonesia memberikan dukungan kepada Albert Januarta dan Team Asia dalam melanjutkan perjuangan di Reyes Cup 2026.
Dengan skor sementara 2-2, persaingan kedua tim masih terbuka. Albert dan rekan-rekannya memiliki kesempatan untuk kembali meraih poin dalam pertandingan berikutnya sekaligus menjaga peluang Team Asia mempertahankan gelar juara.
Editor: Abdul Haris