Senna Agius Naik ke MotoGP 2027, Tech3 Bentuk Duet Muda dan Berpengalaman
LE MANS, iNews.id - Senna Agius resmi melengkapi grid MotoGP 2027 setelah Tech3 mengumumkan pembalap asal Australia itu sebagai rider baru untuk musim depan.
Pengumuman tersebut sekaligus membuat susunan 22 pembalap MotoGP 2027 lengkap. Agius menjadi nama terakhir yang dikonfirmasi untuk mengisi grid dalam musim yang akan menandai dimulainya era baru regulasi teknis MotoGP.
Bagi Agius, kepastian tersebut menjadi pencapaian besar setelah perjalanan panjang dari kompetisi tingkat Eropa hingga Moto2. Dia akan menjalani debut di kelas premier bersama Tech3 bersamaan dengan hadirnya regulasi dan mesin baru.
Agius mulai mencuri perhatian saat tampil di Moto2 European Championship. Dia finis sebagai runner-up pada 2022 sebelum meraih gelar juara pada musim berikutnya.
Setelah keberhasilan tersebut, pembalap Australia itu naik ke Moto2 World Championship pada 2024. Dia langsung menunjukkan potensinya dengan meraih podium pada musim debutnya.
Sejak saat itu, Agius terus berkembang menjadi salah satu talenta utama di Moto2. Dia mengoleksi sejumlah kemenangan dan podium yang semakin memperkuat catatan prestasinya sebelum mendapatkan kesempatan naik ke MotoGP.
Kedatangan Agius membuat komposisi Tech3 untuk MotoGP 2027 semakin jelas. Dia akan menjadi rekan setim Luca Marini, membentuk kombinasi antara pengalaman dan talenta muda di tengah perubahan besar yang akan terjadi di kelas premier.
Agius menyambut kesempatan tersebut sebagai terwujudnya impian yang sudah dia kejar sepanjang karier. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Guenther Steiner, Tech3, keluarga, teman, serta berbagai tim dan mekanik yang ikut mendukung perjalanannya.
"Hari ini, impian seumur hidup saya menjadi kenyataan: mencapai MotoGP. Bertahun-tahun kerja keras telah membawa saya ke momen ini, dan saya sangat berterima kasih kepada Guenther dan semua orang di Tech3 yang percaya kepada saya dan memberi saya kesempatan ini. Saya tidak sabar membalas kepercayaan mereka. Saya tahu tantangan di depan, tetapi saya siap belajar, bekerja keras, dan menjadi versi terbaik dari diri saya bersama tim ini," kata Senna Agius.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga, teman-teman, dan semua orang yang telah mendukung saya serta berkorban sepanjang perjalanan ini. Saya juga ingin berterima kasih kepada setiap tim, insinyur, dan mekanik yang pernah bekerja bersama saya selama bertahun-tahun. Mereka semua berperan dalam membantu saya mencapai titik ini. Saya tidak sabar untuk memulai dan membuat semua orang bangga," lanjut dia.
CEO Tech3 Guenther Steiner menilai Agius memiliki sejumlah kualitas untuk membuat langkah kuat ketika memasuki MotoGP. Menurut dia, kecepatan dan kematangan Agius di Moto2 menjadi salah satu aspek yang membuat Tech3 tertarik.
"Kami yakin Senna memiliki kualitas untuk melakukan langkah yang sangat kuat ke MotoGP. Dia telah menunjukkan kecepatan dan kematangan yang mengesankan di Moto2, tetapi yang paling menonjol bagi kami adalah tekadnya untuk terus berkembang dan sikapnya terhadap pekerjaan yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan," ujar Steiner.
Steiner menambahkan, Tech3 sedang membangun tim untuk menghadapi era baru MotoGP. Karena itu, mereka ingin menggabungkan pengalaman dengan talenta muda, dengan Agius diproyeksikan menjadi salah satu bagian penting dari masa depan tim.
"Kami sedang membangun tim untuk era MotoGP yang benar-benar baru, dan kami ingin menggabungkan pengalaman dengan talenta muda. Senna mewakili bagian yang menarik dari masa depan tersebut. Kami tahu akan ada banyak hal yang harus dia pelajari, tetapi kami siap mendukungnya melalui proses itu. Kami sangat senang menyambut dia di Tech3 dan tidak sabar melihat dia berkembang bersama kami," kata Steiner.
Manajer tim Tech3 Nicolas Goyon juga melihat Agius memiliki modal kecepatan dan mentalitas untuk menghadapi tantangan baru tersebut. Dia menilai usia Agius masih memberikan ruang besar untuk pengembangan bersama Tech3.
"Senna telah menunjukkan sepanjang kariernya di Moto2 bahwa dia memiliki kecepatan dan mentalitas untuk menghadapi tantangan baru ini. Dia masih muda, jadi ada banyak potensi bagi kami untuk berkembang bersama, dan kami bersemangat menjadi bagian dari tahap berikutnya dalam kariernya," ujar Goyon.
Goyon juga menilai debut MotoGP dengan regulasi dan mesin baru akan menjadi tantangan bagi seluruh pembalap. Namun, kondisi tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi Tech3 dan Agius untuk membangun sesuatu sejak awal.
"Memulai MotoGP dengan regulasi dan mesin yang sepenuhnya baru akan menjadi tantangan besar bagi setiap pembalap, tetapi ini juga memberi kami kesempatan untuk membangun sesuatu bersama sejak awal. Senna haus untuk belajar, dia bekerja keras, dan dia sudah menunjukkan bisa bersaing di barisan depan. Kami sangat senang dia bergabung dengan Tech3 dan tidak sabar melihat apa yang bisa kami capai bersama," kata Goyon.
Dengan masuknya Agius, Tech3 kini memiliki susunan pembalap untuk menghadapi MotoGP 2027. Agius dan Marini akan menjadi kombinasi pengalaman serta talenta muda saat MotoGP memasuki era baru regulasi teknis dan mesin.
Editor: Reynaldi Hermawan