Sepeda Nusantara Etape Semarang Dukung Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
SEMARANG, iNews.id - Suasana di depan Balai Kota Semarang yang terletak di Jalan Pemuda, Minggu (5/8/2018) ramai dipadati ribuan peserta Sepeda Nusantara 2018 Etape Tugu Muda. Kesemarakan acara dimulai ketika sekitar 2.000 peserta yang mayoritas ibu-ibu melakukan poco-poco untuk mendukung pemecahan rekor dunia.
Seperti diketahui, sebanyak 65.000 peserta berjoget bersama di Monas dalam rangka pemecahan Guinness World Record senam poco-poco.
Usai pelaksanaan senam poco-Poco, penggowes pun dilepas untuk menandai dimulainya Sepeda Nusantara 2018 Semarang. Untuk etape ini, para peserta mengayuh sepeda sekitar 10 Km. Mereka memulai start dari depan balai kota menuju Jalan Sugiyo Pranoto – Bojong Salaman – Jalan Pamularsih – Bundaran Kali Banteng – Jalan Yos Sudarso – Puri Anjasmoro dan berakhir di Pantai Marina.
Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat karena Semarang untuk kedua kalinya dipercaya menyelenggarakan Sepeda Nusantara 2018. Pada pelaksanaan sebelumnya diberi nama Gowes Pesona Nusantara. "Ini adalah yang kedua kalinya buat kota Semarang. Tahun lalu, kami dipercaya menggelar Gowes Pesona Nusantara 2017," kata Hevearita.
"Selain itu, saat ini kita juga sedang membenahi kota lama. Dengan anggaran Rp200 miliar dari PUPR, kota lama akan bisa dinikmati mulai akhir 2018," ujarnya. "Dengan adanya Sepeda Nusantara, Semarang berharap akan banyak para turis yang datang. Sebagai kota kuliner, Semarang berusaha memikat para turis dengan kulinernya," ungkapnya.
Sementara, Staf Ahli Menpora Bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal mengapresiasi Kota Semarang dalam kegiatan tersebut. Pasalnya, jumlah peserta yang ambil bagian mencapai ribuan orang. Jonni yang hadir mewakili Menpora Imam Nahrawi menambahkan dengan digelarnya Sepeda Nusantara di Semarang diharapkan warga akan menjadi lebih sehat, bugar dan produktif.
"Kami sangat berterima kasih kepada warga Semarang yang sudah mau hadir di acara ini. Kalau antusias masyarakatnya seperti ini bukan tidak mungkin tahun-tahun berikutnya Kemenpora akan mempercayakan kembali Semarang sebagai penyelenggara Sepeda Nusantara dan berbagai even olahraga lain," ucap Jonni.
Editor: Achmad Syukron Fadillah