Setelah 30 Tahun Vakum, Biliar Akan Dipertandingkan Lagi di ASIAN Games Doha

MNC Media · Sabtu, 01 Mei 2021 - 13:42:00 WIB
Setelah 30 Tahun Vakum, Biliar Akan Dipertandingkan Lagi di ASIAN Games Doha
Cabang olahraga biliar akan kembali dipertandingkan di ASIAN Games 2030 Doha Qatar. Ini merupakan penantian setelah 30 tahun menanti. (foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id- Cabang olahraga biliar akan kembali dipertandingkan di ASIAN Games 2030 Doha Qatar. Ini merupakan penantian setelah 30 tahun.

Keputusan itu diumumkan Asian Confederation of Billiard Sport (ACBS) pada Maret 2020 lalu. Cabang olahraga yang dikenal juga sebagai cuesport-cue sports masuk dalam cabang olahraga ASIAN Games selama 4 kali berturut-turut (1998, 2002, 2006 dan 2010), sebelum akhirnya dihentikan.

"Olahraga biliar menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ASIAN Games sampai dengan 2010 dan sekarang akan kembali dipertandingkan di Doha 2030. Terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk tim Federasi Qatar yang sudah membantu ACBS untuk mewujudkan ini semua," kata Sekretaris ACBS Michael Alkhoury dalam keterangan, Sabtu (1/5/2021).

Rasa gembira Alkhoury tampaknya akan menjadi kegembiraan juga untuk insan olahraga biliar tanah air. Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Achmad Fadil Nasution menyebutkan banyak atlet biliar nasional yang memiliki kualitas internasional, yang memungkinkan mereka bersaing dalam event dunia.

"Mereka hanya perlu jam terbang untuk mengasah mental. Yang selama ini terjadi, atlet kita seringkali membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dalam atmosfir pertandingan," kata Achmad Fadil Nasution.

Itulah sebabnya, lanjut Fadil, sebagaimana untuk mewujudkan visi dan misi Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo baru saja selesai menggelar turnamen untuk nomor putri. Penyelenggaraan itu, ungkapnya, sebagai realisasi program POBSI untuk memenuhi kebutuhan jam terbang pertandingan para atlet.

Editor : Ibnu Hariyanto