Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Skenario Jonatan Christie Jadi Ranking 1 Dunia usai Kejuaraan Dunia BWF 2026
Advertisement . Scroll to see content

Strategi Awal Gagal, Ana/Trias Bangkit dan Lolos Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08:00 WIB
Strategi Awal Gagal, Ana/Trias Bangkit dan Lolos Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026
Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.idFebriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengungkap kunci kebangkitan saat menghadapi Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Ganda putri Indonesia itu sempat kehilangan gim pertama, tetapi mampu mengubah pola permainan hingga memastikan kemenangan.

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus melewati duel sengit melawan pasangan Malaysia yang berstatus unggulan kelima di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Kamis (20/8/2026).

Ana/Trias sempat berada dalam tekanan setelah kalah di gim pertama dengan skor tipis 20-22. Namun, mereka tidak kehilangan fokus dan berhasil membalikkan keadaan dengan memenangkan dua gim berikutnya.

Pada gim kedua, Ana/Trias tampil lebih solid dan menang 21-18. Momentum tersebut berlanjut pada gim ketiga hingga mereka mengunci kemenangan 21-12 sekaligus memastikan tiket perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026.


Ubah Pola Permainan usai Tertinggal

Ana menjelaskan kondisi lapangan yang berangin menjadi salah satu tantangan dalam pertandingan. Dia dan Trias sebenarnya sudah menyiapkan strategi sejak awal, tetapi harus melakukan perubahan karena pola permainan pertama belum berjalan sesuai harapan.

"Memang kami sudah mempersiapkan mau bermain seperti apa dengan kondisi lapangan yang berangin. Awalnya kami mencoba untuk bermain no lob tapi itu malah tidak menguntungkan buat kami," kata Ana.

Saat tertinggal di gim pertama, Ana/Trias memilih untuk beradaptasi dan mencari solusi. Perubahan tersebut membuat permainan mereka menjadi lebih stabil pada dua gim terakhir.

"Saat tertinggal kami berusaha untuk mengubah pola permainan. Sayang sudah mengejar tapi lepas di gim pertama. Gim kedua dan ketiga kami lebih teguh, lebih tahu lagi harus bermain bagaimana," tuturnya.

Trias menambahkan kemenangan tersebut terasa lebih berarti karena mereka mampu menjalankan rencana permainan dengan baik. Namun, dia tetap mengakui laga melawan pasangan Malaysia bukan pertandingan mudah.

"Alhamdulillah hari ini berjalan dengan baik. Apa yang sudah direncanakan bisa terlaksana," ujar Trias.

"Mereka memang rasanya belum kembali ke performa terbaik tapi kualitas mereka yang Top 10 tidak bisa diragukan lagi. Tadi adalah laga yang tidak mudah bagi kami," tambahnya.

Dengan kemenangan ini, Ana/Trias semakin dekat dengan peluang meraih medali di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Meski begitu, mereka memilih tetap fokus dan tidak ingin terbebani dengan target besar.

"Kami harus tetap fokus, menyiapkan lagi besok seperti apa, lawan bagaimana. Tapi tidak perlu berpikir itu perempatfinal, satu kemenangan lagi bisa amankan medali," ujar Ana.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut