BIRMINGHAM, iNews.id – Tunggal putra Indonesia, Syabda Perkasa Belawa meninggal dunia, Senin (20/3/2023). Kompatriotnya di Pelatnas PBSI, Jonatan Chrisite menuliskan pesan menyentuh.
Syabda meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan tol Pemalang, Jawa Tengah, ketika dalam perjalanan menuju Sragen, Jawa Tengah. Padahal, pemain berusia 21 tahun itu ingin berziarah karena neneknya juga baru meninggal dunia.
Daftar Harga Tiket Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Paling Murah Rp150.000!
Jonatan berduka atas kepergian juniornya itu untuk selamanya. Dia mengunggah foto bersama Syabda di Instagram, @jonatanchristieofficial.
Pemain ranking dua dunia itu mengatakan dirinya bakal merindukan sosok Syabda. Sebab, dia sudah menganggap Syabda seperti adiknya sendiri.
Syabda Perkasa Belawa Idolakan Pebulu Tangkis Ini, Bukan dari Indonesia
“Bakal kangen sama kamu Da! Walaupun kita belum bersama dalam waktu yang lama, tapi saya sudah menganggap kamu sebagai adik saya sendiri. Kamu akan selamanya diingat,” tulis Jojo dalam keterangan fotonya.
Kabar Duka! Syabda Perkasa Belawa Meninggal Dunia karena Kecelakaan
Meninggalnya Syabda menjadi kabar duka kedua yang hadir di dunia bulutangkis Tanah Air. Sebelumnya, pada 27 Februari 2023 lalu, mantan pemain Pelatnas PBSI, Az-Zahra Putri Dania, yang baru berusia 19 tahun juga menghembuskan napas terakhirnya karena sakit.
Tentunya, meninggalnya Syabda menjadi luka yang amat mendalam bagi seluruh pecinta bulu tangkis Tanah Air. Sebab, dia merupakan pemain yang digadang-gadang bakal menjadi jagoan tunggal putra Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
The Daddies Bersyukur Runner Up All England 2023: Kami Beri Perlawanan ke Pemain Muda
Pemain kelahiran 25 Agustus 2001 itu keluar sebagai juara dalam turnamen terakhir yang diikutinya pada awal Februari lalu, yakni Iran International Challenge 2023.
Dia naik podium pertama setelah mengalahkan Justin Hoh dari Malaysia di partai final dengan skor 18-21, 21-12 dan 22-20.
Usai All England, Fajar/Rian Targetkan Bawa Pulang 2 Titel Bergengsi Ini
Sayangnya, itu menjadi gelar terakhir yang didapat Syabda semasa hidupnya. Sebelumnya, dia juga juara di ajang Malaysia International Series 2022, Lithuanian International 2022, Jakarta Junior International Series 2019 serta mengoleksi medali perak PON Papua 2022.
Editor: Reynaldi Hermawan