Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Psywar Jadi Senjata, Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri di Indonesia Masters 2026
Advertisement . Scroll to see content

Tatap Semifinal BWF WTF 2023, Fajar/Rian Fokus Jaga Stamina

Jumat, 15 Desember 2023 - 20:45:00 WIB
Tatap Semifinal BWF WTF 2023, Fajar/Rian Fokus Jaga Stamina
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Foto: PBSI)
Advertisement . Scroll to see content

HANGZHOU, iNews.id - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, menatap serius langkah mereka di semifinal BWF World Tour Final 2023. Andalan Tanah Air itu menekankan untuk fokus menjaga stamina pada laga selanjutnya.

Fajar/Rian Ardianto memetik hasil negatif di laga terakhir Grup B BWF World Tour Finals (WTF) 2023. Mereka kalah dari wakil Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae dengan skor 20-22, 21-17, dan 12-21.

Pertandingan itu berlangsung di Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Jumat (15/12/2023). Hasil tersebut merupakan kekalahan pertama Fajar/Rian di fase grup.

Fajar/Rian mengakui tenaga mereka cukup terkuras dalam tiga laga fase grup. Oleh sebab itu, mereka menyadari jika harus memperbaiki stamina untuk menghadapi babak semifinal.

“Besok di semifinal harus lebih fokus lagi. Kami harus memperhatikan dan menjaga stamina karena lumayan terkuras di tiga pertandingan ini. Lawan siapapun besok kami harus siap,” kata Fajar usai laga.

Fajar/Rian mengakui penampilan mereka di laga terakhir cukup terburu-buru. Alhasil jagoan Merah Putih itu kerap melakukan kesalahan sendiri ketika di lapangan.

Permainan mereka berjalan cukup alot hingga memaksa lanjut di game ketiga. Kang/Seo tampil lebih rapat di game terakhir yang membuat Fajar/Rian makin kesulitan.

“Di game pertama, setelah unggul 20-16 tapi tidak bisa menyelesaikan pertandingan karena kami terlalu terburu-buru. Malah banyak mati sendiri sementara Kang/Seo bermain lebih safe,” papar Fajar.

“Game ketiga mereka lebih rapat, sulit dimatikan dan beberapa kali bola tanggung berhasil dikembalikan. Itu membuat kami cukup kesulitan,” tambahnya.

“Kami coba fokus terus di game kedua, tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi di game pertama. Walaupun poinnya mepet-mepet tapi kami terus berusaha bagaimana menerapkan pola yang konsisten dari satu poin ke poin berikutnya,” sahut Rian.

Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut