Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pedro Acosta Bongkar Alasan Tinggalkan KTM demi Ducati, Bantah Terobsesi Kalahkan Marc Marquez
Advertisement . Scroll to see content

Teknisi Legendaris MotoGP Soroti Kecerdasan Marc Marquez di Mandalika

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:45:00 WIB
Teknisi Legendaris MotoGP Soroti Kecerdasan Marc Marquez di Mandalika
Marc Marquez finis keenam di MotoGP Mandalika 2026 dan mendapat pujian Ramon Forcada atas ketenangan serta kemampuannya membaca situasi balapan. (Foto: Crash)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK TENGAH, iNews.id - Marc Marquez mendapat pujian dari teknisi legendaris MotoGP Ramon Forcada setelah finis keenam di MotoGP Mandalika 2026. Meski gagal naik podium, pembalap Ducati Lenovo itu dinilai mampu membaca situasi balapan dengan cermat dan mengambil keputusan tepat di tengah persaingan.

Hasil di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), memiliki arti tersendiri bagi Marquez. Sejak sirkuit tersebut masuk kalender MotoGP pada 2022, pembalap asal Spanyol itu selalu gagal menyelesaikan balapan akibat cedera, kecelakaan, atau masalah mesin.

Pada edisi 2026, Marquez akhirnya berhasil menuntaskan balapan di Mandalika. Dia menyelesaikan lomba di posisi keenam, sebuah hasil yang dinilai positif oleh Forcada meskipun tidak disertai keberhasilan merebut podium.

Forcada menilai posisi keenam bukan hasil yang mengecewakan bagi Marquez. Menurut dia, kemampuan memahami perkembangan balapan menjadi salah satu keunggulan pembalap Ducati tersebut, termasuk ketika menghadapi sirkuit yang belum sepenuhnya dikuasainya.

"Ini hasil yang fantastis untuk Marc ," kata Ramon Forcada dilansir dari Motosan, Sabtu (17/10/2026).

Pujian tersebut menyoroti cara Marquez menghadapi berbagai situasi selama balapan. Dia dinilai mampu menjaga ketenangan dan menyesuaikan pendekatan ketika kondisi di lintasan tidak berjalan sesuai harapan.

Ramon Forcada Soroti Ketenangan Marc Marquez

Forcada juga menilai pengalaman panjang Marquez di kejuaraan dunia MotoGP berperan penting dalam membentuk kemampuannya mengambil keputusan. Pembalap berusia 33 tahun itu telah melewati berbagai situasi sulit sepanjang kariernya.

Pengalaman tersebut membuat Marquez dinilai tidak mudah kehilangan kendali ketika menghadapi tekanan. Bagi Forcada, ketenangan menjadi salah satu aspek penting yang membedakan pembalap berpengalaman ketika persaingan berlangsung ketat.

"Dia tidak panik ," jelas Forcada.

Finis keenam di Mandalika juga menjadi catatan penting bagi Marquez setelah beberapa edisi sebelumnya berakhir tanpa menyelesaikan balapan. Hasil tersebut menunjukkan dia mampu mencapai garis finis di sirkuit yang selama ini menghadirkan sejumlah kendala baginya.

Di klasemen sementara MotoGP 2026, Marquez menempati posisi kedua dengan koleksi 353 poin. Dia hanya tertinggal dua poin dari Jorge Martin dari Aprilia Racing yang berada di puncak klasemen dengan 355 poin.

Persaingan menuju posisi teratas pun masih ketat. Selisih dua poin membuat hasil seri berikutnya berpotensi memengaruhi susunan klasemen, termasuk peluang Marquez untuk mengejar Martin.

MotoGP 2026 selanjutnya dijadwalkan berlanjut ke Sirkuit Phillip Island, Australia. Rangkaian seri ke-18 tersebut tercantum berlangsung pada 17–19 Oktober 2026, sehingga menjadi agenda berikutnya dalam kalender kejuaraan.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut